Sebelum pelaksanaan lomba, seluruh keluarga besar Distransnaker melakukan senam aerobik bersama. “Untuk memperingati Hari Kemerdekaan yang ke-77 yang kita cintai ini dengan ‘pulih lebih cepat bangkit lebih kuat’, kami keluarga besar Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja mengadakan lomba, baik itu olahraga tradisional maupun olahraga atau permainan yang biasa dilombakan dalam even 17-an,” kata Hardi.
Hardi mengungkapkan alas an Distransnaker Kukar menggelar perlombaan olahraga tradisional seperti sumpit, ketapel, gasing, bakiak, asen naga dan belogo serta lainnya itu adalah untuk mendukung program pemerintah dalam rangka memasyarakatkan olahraga tradisional.
Selain itu ada juga lomba permainan khas 17-an yakni seperti tarik tambang, lari balap karung, lomba bawa kelereng dalam sendok, lomba memindahkan tepung, lomba makan kerupuk yang bertujuan untuk memupuk silaturahmi dan kesatuan serta persatuan di lingkup Distransnaker Kukar.
“Semua lomba itu kami laksanakan dalam rangka memperingati HUT RI yang kita cintai ini. Dalam pelaksanaan lomba pelayanan publik Distransnaker Kukar tetap berjalan normal, seperti layanan kartu kuning, AK1 dan segala macamnya itu tetap berjalan, jadi kami sudah atur sedemikian rupa selain kami meningkatkan silaturahmi antar sesama keluarga besar Distransnaker Kukar, pelayanan tetap kami laksanakan dan kami siapkan,” ungkapnya.
Hardi menegaskan para peserta lomba dalam olahraga tradisional maupun permainan khas 17 Agustus ini ialah seluruh pegawai staf dan pejabat struktural yang ada di lingkup Distransnaker Kukar.
“Peserta lomba ini dari semua pegawai Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja antar bidang sekretariat dan juga kami ikut sertakan teman-teman kami dari pengawasan yang ada di Kukar. Jadi teman-teman pegawai provinsi yang bertugas di Kukar juga kami ikut sertakan, tujuannya supaya lebih meningkatkan silaturahmi dan tentu saja akhirnya akan meningkatkan kinerja pegawai di lingkup Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kutai Kartanegara,” pungkasnya.
Penulis: Heriansyah
Editor: Maruly Zainuddin