Vanesa mengatakan tujuan dari Rakordal ini guna berkoordinasi untuk mengetahui sejauh mana progres pelaksanaan kegiatan pembangunan di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan sebagai bahan evaluasi yang kemudian dijadikan bahan evaluasi untuk perencanaan selanjutnya.
“Fokus prioritas pembangunan 2022 adalah penyelenggaraan pemerintah daerah berbasis teknologi informasi, peningkatan mutu dan jangkauan layanan pendidikan dan kesehatan, peningkatan daya saing tenaga kerja dan daya beli masyarakat, peningkatan nilai tambah komoditas unggulan daerah berbasis wilayah dan lingkungan serta peningkatan aksesibilitas dan layanan Infrastruktur wilayah,” kata Vanesa.
Nana sapaan akrab Vanesa menegaskan adapun fokus keberhasilan bagi pembangunan daerah berdasarkan pada potensi pengembangan daerah secara pendayaan melalui penguatan kecamatan dan pembangunan kawasan berbasis komoditi unggulan.
“Dalam hal ini kita fokuskan pada bidang pertanian, serta mengidentifikasi wilayah-wilayah yang bersinggungan dengan pengembangan ekonomi dan melakukan analisis terhadap desa desa yang berpotensi sebagai desa mandiri, desa yang masuk kategori 3T ( Tertinggal, Terpencil dan Terluar ) tapi memiliki daya unik yang besar,” jelasnya.
Sementara, Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah dalam arahannya mengatakan bahwa Rakordal yang dilaksanakan jangan hanya menjadi seremonial saja, tetapi menjadi wadah evaluasi untuk bahan perbaikan.
“Kita terus berupaya memperbaiki proses administrasi agar cepat menetapkan SK PA, KPA dan Kepala OPD harus melihat kondisi di perangkat daerahnya guna melakukan perubahan dan evaluasi,” tegas Edi.
Bupati juga menegasakan agar semua OPD melakukan terobosan-terobosan yang baru sesuai dengan target kinerja agar terbentuk kelompok kerja pemikir yang searah dengan Program Kukar Idaman dan memperkuat Kolaborasi dengan Lembaga penelitian dan perguruan tinggi sebagai pendamping dalam merumuskan kebijkan-kebijakan yang lebih baik. (*/kk)
Penulis: */Muhammad Heriansyah
Editor: Supiansyah