Vanesa mengatakan tema pembangunan di tahun 2023 adalah peningkatan infrastruktur dan SDM yang berkualitas untuk mendukung tranformasi ekonomi yang inklusif.
“Dengan fokus dan prioritas yang pertama penyediaan infrastruktur dasar dan kebijakan konektivitas wilayah yang berkualitas, dengan prioritas pembangunan penyediaan infrastruktur jalan, listrik desa, penataan perumahan permukiman, air bersih dan sanitasi yang sehat, layak dan aman,” jelas Nana, sapaan Vanesa.
Kedua, peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan yang baik dan SDM yang berdaya saing. Prioritas pada penataan menajemen organisasi dan penguatan koordinasi perangkat daerah, penataan menajemen dan keuangan dan aset daerah, peningkatan jangkauan dan akses layanan pendidikan yang bermutu, penguatan modal sosial budaya, solidaritas sosial dan ketahanan sosial dalam kehidupan kemasyarakatan, promosi dan penerapan perilaku hidup bersih sehat aman dan produktif dan peningkatan daya saing tenaga kerja, keterampilan perempuan dan pemenuhan hak-hak anak.
Ketiga, peningkatan nilai tambah potensi ekomoni terbarukan dan kualitas lingkungan hidup yang berfokus pada percepatan pembangunan desa sebagai basis produksi pangan dan pemberdayaan masyarakat, peningkatan produktivitas, nilai tambah dan pendapatan dari pertanian, perkebunan peternakan dan kehutanan serta pemulihan daya dukung lingkungan.
“Pada kesempatan tersebut ada beberapa masukan dan saran yang diberikan oleh Bappeda provinsi antara lain ada di bidang sumber daya beberapa kegiatan yang indikatornya belum terisi, perlu ada fokus pembangunan di sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan masih ada kekurangan data-data pendukung,” kata Nana.
Menurutnya, output kegiatan ini adalah berita acara hasil pelaksanaan fasilitasi, serta Surat Gubernur tentang Hasil Fasilitasi Ranperkada RKPD Tahun 2023 yang menjadi dasar dalam penyempurnaan Ranperkada RKPD Kukar Tahun 2023.
Selain Nana, rakor ini juga dihadiri Kepala Bidang Perencanaan dan Pengendalian Pembangunan Daerah, Saiful Bahri; Kepala Bidang Perencanaan Sarana dan Prasarana, Hery Setywan; Sub Koordinator Perencanaan Pembangunan Daerah, Suriansyah; Sub Koordinator Evaluasi dan Pengendalian Pembangunan, Ferdian Nur; serta Sub Koordinator Perencanaan Ekonomi, Indah Fitriani.(*/kk)