“Untuk pembangunan septictank komunal itu ada dua yaitu di Desa Kampung Baru, Kecamatan Tabang dan Desa Perjiwa, Kecamatan Tenggarong Seberang. Sedangkan untuk septictank individu itu ada di Desa Muhuran Kota Bangun, Bilatalang Tabang, Kelurahan Panji Tenggarong dan Desa Perjiwa Tenggarong Seberang,” kata Kabid Penyehatan Lingkungan M Aidil didampingi Kasi Bangunan Infrastruktur Penyehatan, Nurlina Abdul Bahri.
Pembangunan sanitasi dikerjakan secara terstruktur dan lengkap dengan sarana MCK dan penunjang sesuai standar. Perkim mengakui, kesadaran masyarakat Kukar terhadap sanitasi masih rendah.
“Kebiasaan masyarakat itu sebenarnya masih rendah karena sebagaian masyarakat di perkotaan kita saja masih ada dan kami tidak menutup mata juga ada beberapa masyarakat itu yang WC-nya itu tidak standar, memang pakai tanki septic tapi air buangannya langsung artinya tidak kedap,” ungkapnya.
Nurlina menyebutkan untuk program sanitasi yang bersumber dari DAK ada 14 desa dan tersebar di sembilan kecamatan.
“Untuk tematik penanganan kemiskinan yaitu desa Bendang Raya, Mulawarman, Sari Nadi, Kota Bangun III, Lebak Cilong, Muara Leka, Pela, Teluk Muda, Kutai Lama, dan Santan Ilir,” sebutnya.
“Sedangan desa program sanitasi untuk tematik stunting itu lokus-nya di Sebemban, Tuana Tuha, Sallo Cella dan Sungai Bawang,” pungkasnya.
Penulis : */Muhammad Heriansyah
Editor : Bambang Irawan