Frederik menerangkan, dari hasil tes kesehatan dua bapaslon yakni Bonifasius Belawan Geh - Yohanes Avun (Boni-Avun) dan Yohanes Juan Jenau - Indra Jaya (Juara), keduanya dinyatakan lulus atau Memenuhi Syarat (MS) sebagai Bapaslon Bupati dan Wabup Mahulu."Dari tiga jenis tes kesehatan yaitu tes jasmani, rohani, dan narkoba, kedua bapaslon tersebut dinyatakan MS," kata Frederik.
Tes kesehatan tersebut lanjut dia, merupakan salah satu syarat pendaftaran bapaslon yang ingin bertarung di percaturan politik Pilkada Mahulu. Sehingga, KPU Mahulu memfasilitasi tes kesehatan tersebut guna menjaga independensi dalam pemeriksaan kesehatan.
"Sehingga hasilnya juga benar-benar sesuai dengan kondisi kesehatan para bapaslon," ungkapnya.
Diketahui, dalam tes kesehatan tersebut dilakukan beberapa tes. Di antaranya penyakit dalam, urologi, ortophedi, bedah, THT, gigi, mata (opthalmoscope, refracting) jantung, paru, saraf (fisik dan neurobehavior), kebidanan, serta psikiatri.
Kemudian dilanjutkan pemeriksaan penunjang meliputi pemeriksaan darah lengkap, foto thorax, USG abdomen, USG transvaginal, spirometri, audiometri, treadmil, echo cardiografi, MMPI dan wawancara.Sedangkan pemeriksaan bebas narkoba dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kaltim.
Sementara, Ketua IDI Kabupaten Mahulu, dr Petronela Tugan menuturkan, dipilihnya
RSUD AM Parikesti Tenggarong Seberang sebagai lokasi tes kesehatan bapaslon, karena syarat rumah sakit yang bisa melakukan tes kesehatan bapaslon tersebut adalah rumah sakit tipe B. Sementara, dua rumah sakit yang ada di Mahulu masih berstatus rumah sakit pratama dan itu masih di bawah kelas D, sehingga belum dapat melakukan pemeriksaan untuk bapaslon.
"Tes kesehatan ini juga dilaksanakan selama dua hari dan dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama pemeriksaan fisik dilakukan di RSUD AM Parikesit, kemudian sesi kedua pemeriksaan rohani dilakukan di Assessment Center Samarinda oleh Himpsi (Himpunan Psikologi Indonesia, Red)," terangnya.
Dalam pengawasan tes kesehatan, Ketua Bawaslu Mahulu Leander Awang Ajaat mengaku sudah melakukan pengawasan terhadap mekanisme dan tata cara serta prosedur yang dilaksanakan KPU. Itu mulai dari proses, koordinasi semua pihak yang terlibat di dalam tim pemeriksaan kesehatan, hingga penentuan rumah sakit tempat pemeriksaan kesehatan.
"Dari hasil pengawasan kami, KPU Mahulu sudah melaksanakan tahapan pemeriksaan kesehatan sesui dengan dengan aturan yang ada," katanya.
Dalam siaran KPU Mahulu di RSUD AM Parikesut Tenggarong kemarin, turut dihadiri pula Kepala Kantor Kesbangpol Mahulu, Engelbertus Ibrahim.
Penulis : Sabri
Editor: Desman Minang