Kepala Dispar Kutai Barat Yuyun Diah Setyorini menjelaskan, tujuan dari uji sertifikasi ini untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) juru masak di kabupaten tersebut. Dia menekankan pentingnya keahlian sebagai persyaratan dalam menghadapi persaingan global di industri kuliner. "Setelah mendapatkan sertifikasi, ada keuntungan untuk bisa masuk ke jenjang keahlian lebih tinggi," ujar Yuyun.
Dalam sertifikasi ini, delapan chef menghadapi dua tahap yaitu presentasi dan praktek. Anggota DPRD Kutai Barat Ipin, Bambang Murtianto, Nurfalah Setyawati dan Tri Anjaya menjadi nara sumber.
Sektor pariwisata terutama di Ibu Kota Nusantara (IKN) harus diperkuat dan dikembangkan dengan memanfaatkan kekhasan Kutai Barat seperti kuliner, griya dan seni pertunjukan. “Semua harus bangkit dan bergerak sendiri, jangan hanya menjadi penonton. SDM harus dipersiapkan dengan baik," tegas Yuyun.
Dengan adanya sertifikasi ini, diharapkan para peserta dapat mendukung perkembangan pariwisata dan membantu mengemas kekhasan lokal agar menarik minat wisatawan.
Editor: Aspian Nur