Hal itu dikatakan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DKPPP Mahulu Bernadetha Buaq menanggapi wacana Wakil Bupati Mahulu Yohanes Avun yang mengatakan tahun depan akan dilakukan pendampingan kepada para petani kakao agar penanaman dan penjualan kakao lebih terarah. “Kami siap karena untuk sekarang kami sudah mulai melakukan pendampingan ke kelompok-kelompok tani kakao,” ujar Bulan, sapaan akrab Bernadetha.
Tahun ini DKPPP Mahulu sudah melakukan pendampingan kepada kelompok tani kakao yang ada di Kecamatan Long Apari dengan mendatangkan narasumber dari Kabupaten Berau, sementara untuk kelompok tani kakao di Kecamatan Long Hubung juga sudah dilakukan pendampingan dari Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (Sustainable Environmental Governance Across Regions/USAID SEGAR).
Pengadaan lembaga pendamping ini sudah sejak lama ingin dilakukan namun terkendala sehingga hal tersebut di tahun depan akan diupayakan untuk dilakukan pendampingan sebagaimana itu juga bersamaan dengan wacana wakil bupati.
Tahun ini DKPPP Mahulu belum ada target berapa pohon kakao yang akan ditanam lantaran pihaknya belum ada pengadaan bibit kakao sehingga pihaknya hanya melakukan pendampingan kepada petani kakao yang sudah memiliki kebun.
“Tapi tahun depan rencananya bakal ada untuk pengadaan bibitnya untuk yang baru memulai membuat kebun, tapi sekarang kita berikan pendampingan yang sudah memiliki kebun kemudian ditingkatkan,” papar Bulan.
Editor: Aspian Nur