“Kami bersyukur sudah mulai dikerjakan kembali dan beberapa ruas jalan sudah bagus. Tidak lagi seperti pekerjaan yang mangkrak dan ditinggalkan,” ungkap salah satu warga Kecamatan Siluq Ngurai, Yunus.
Sebelumnya perbaikan jalan dengan semenisasi ini dikerjakan pada tahun 2019 silam namun hingga awal tahun 2021 pengerjaan terhenti tanpa diketahui sebabnya, serta meninggalkan beberapa ruas jalan yang hanya setengah dikerjakan.
“Kurang lebih dua tahun, cuma setengah saja jalannya dikerjakan. Bahkan ada beberapa jalan yang amblas lagi. Beberapa kendaraan juga sempat kesulitan lewat karena posisinya di tengah gunung. Tapi sekarang sudah diselesaikan sepertinya,” tambah warga Kampung Muara Tae, Kecamatan Jempang, Markus.
Tidak hanya pengerjaan semenisasi yang sempat terbengkalai, perbaikan juga sepertinya dikerjakan dibeberapa ruas jalan yang memang cukup rusak.
Sehingga dengan adanya perhatian pemerintah ini bisa sedikit membuat warga bersyukur akan infrastruktur yang layak dan baik.
“Mungkin karena beberapa waktu lalu pak Gubernur ke sini. Makanya langsung diperbaiki. Ya, apapun itu, kita harapkan perhatian pemerintah provinsi dan pusat akan jalan nasional ini bisa maksimal. Walaupun ada beberapa ruas jalan yang rusak lagi setelah diperbaiki. Tapi perhatian pemerintah ini sudah cukup buat kita bersyukur,” kata Camat Siluq Ngurai, Bartolomius Djukuw.
Penulis: */M.Yasin Handayan
Editor: Aspian Nur