Ratusan masyarakat silih berganti berdatangan mengunjungi dua tempat wisata yang saat ini cukup terkenal di Sendawar.
“Meskipun cuaca hujan deras semalaman dan masih sedikit gerimis, tetap kami lanjutkan perjalanan menuju tempat wisata ini. Apalagi di tempat wisata Batuq Bura katanya bisa dipakai untuk arung jeram,” kata salah satu pengunjung, Wahyudi (41).
Benar saja, sesampainya di lokasi tersebut keinginan Wahudi pun dapat terwujud. Dan terlihat beberapa orang sedang menggunakan sebuah perahu karet yang dipakai untuk arung jeram.
“Kalau sehabis hujan deras biasanya banyak yang datang untuk mencoba arung jeram di tempat ini. Tentunya dengan memakai peralatan keselamatan seperti pelampung dan ditemani oleh seseorang yang cukup ahli,” kata pengelola tempat wisata tersebut, Erin (30).
Tempat wisata ini diharapkan bisa terus dikelola dengan baik dan terus diperhatikan oleh masyarakat bersama pemerintah. Sebab masih sangat banyak tempat wisata lainnya di Kubar yang hingga kini belum tereksploitasi. Padahal ini adalah salah satu daya tarik yang bisa meningkatkan pendapatan daerah, baik itu bagi kampung dan juga kabupaten.
Penulis : */Handayan
Editor : Bambang Irawan
*Berita/artikel ini sudah terbit di Koran Kaltim edisi cetak Senin tanggal 02 November 2020