Kepala Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kalimantan Utara Kombes Pol F Jaya Ginting menyampaikan, pemulangan PMI kali ini sebanyak 236 orang ini termasuk special karena mereka disambut sejumlah anggota DPRD Nunukan.
“Tentunya, ini bentuk perhatian dari anggota DPRD Nunukan kita. Saya sangat berterima kasih atas ikut sertaannya dalam penyambutan para PMI kita,” ujar Ginting melansir dari Korankaltara.com Minggu (15/9/2024) hari ini.
Untuk data ratusan PMI ini berasal dari Depot Tahanan Imigresen (DTI) Kota Kinabalu dan DTI Tawau. Rinciannya, 141 orang Kota Kinabalu dan 95 orang dari Tawau. Mayoritas kasus yang mereka hadapi adalah pelanggaran keimigrasian over stay dan tanpa izin. Bahkan, asal daerah mayoritas dari Kaltara dan Sulsel.
“Mereka semu ini ditempatkan sementara di Rusunawa Nunukan Selatan kemudian dilakukan interview dan pendataan terhadap PMI yang dideportasi. Setelah itu akan dilakukan pemulangan ke daerah asal,” papar Ginting.
Selama penyambutan di Pelabuhan Tunon Taka, pihaknya mengaku didukung oleh tim kesehatan pelabuhan. Kemudian, TNI Polri di Nunukan.
“Karena setelah pendataan akan diklasifikasikan untuk pemulangan ke daerah asal. Semoga berjalan lancar dari awal hingga akhir,” jelasnya.
Editor: Aspian Nur