SM ditangkap polisi saat membawa narkotika jenis sabu-sabu yang akan dibawa ke Tarakan 29 Oktober 2023 lalu di pelabuhan di Tanjung Selor.
Dirpolairud Polda Kaltara Kombes Pol Bambang Wiriawan melalui Kanit Sisidik Subdit Gakkum, Ipda Yazwar menceritakan kronologis penangkapan SM.
Awalnya ada informasi tentang adanya jaringan yang berada di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tarakan yang dikembangkan polisi dan pihaknya mendapatkan informasi tambahan kalua jaringan itu mendapatkan barang dari luar Tarakan yaitu Bulungan.
“Saat tim kami melakukan pengembangan mengarah kepada oknum ASN yang membawa barang tersebut. Untuk memastikan barang itu ada apa tidak akhirnya kami lakukan pemeriksaan dan penggeledahan, lalu kami dapatkan di dalam jok motor. Yang bersangkutan mengaku hanya diminta tolong, tetapi kami tidak sampai di situ saja harus memastikan dengan melakukan pengembangan dan penyidikan,” papar Yazwar dilansir dari Korankaltara.com Sabtu (24/12/2023) hari ini.
Saat ditangkap SM mengaku baru sekali membawa sabu-sabu untuk diantarkan ke Tarakan dengan upah antara Rp500 Ribu – Rp2 Juta dan saat diamankan membawa satu bal sabu-sabu dengan berat kurang lebih 40 gram. SM ditangkap saat akan mengantar barang tersebut di pelabuhan speedboat. Saat dilakukan tes urine menunjukkan hasil positif atau pengguna, “Dia mengaku sudah 3 bulan lalu, tetapi saat kami cek positif,” katanya.
“Masih kami kembangkan apakah dia jaringan lapas atau tidak, tetapi sampai saat ini kami baru sampai pada dugaan yang bersangkutan adalah kurir yang disinyalir jaringan lapas Tarakan. Itu berdasarkan informasi yang kami dapatkan tetapi baru pengembangan,” ucap Yazwar lagi.
SM sendiri berdomisili di Bulungan, sedangkan untuk jaringan yang ada di Lapas masih dalam pengembangan, sehingga siapa saja yang terlibat belum bisa dipublikasi. SM sendiri mengaku mendapatkan barang dari temannya.
“Kami juga lakukan pengembangan apakah pelaku ini pengedar juga atau tidak. Kami juga mengejar yang memberi barang ini sesuai identitas yang kita dapatkan tetapi terputus. Namun kita berusaha mendapatkannya berdasarkan informasi dan petunjuk yang kami miliki,” pungkas Yazwar.
Editor: Aspian Nur