Sebagai lokasi pendidikan untuk para peserta yang lulus dalam pendaftaran Bintara dan Tamtama Polri tahun 2023 ini sudah dapat digunakan. “Awal Juni ini SPN sudah mulai disiapkan karena pada akhir bulan nanti SPN sudah kami gunakan untuk pendidikan,” kata Daniel.
Terhadap sarana yang ada di SPN, disebutkan sudah bisa digunakan, seperti fasilitas latihan serta fasilitas lainnya yang dibutuhkan untuk pendidikan polisi baru.
“Standar sarana dan prasarana saya rasa semuanya sudah siap, tinggal bagaimana lagi kita menggunakannya sambil menambah beberapa fasilitas yang diperlukan di SPN ini,” ujar Daniel lagi.
Keberadaan SPN milik Polda Kaltara yang bisa digunakan tahun ini memberikan dampak sangat besar.
Pasalnya, kuota penerimaan calon anggota Polri mengalami penambahan hingga 350 orang. Seperti diketahui, penerimaan sebelumnya, Kaltara hanya diberi kuota penerimaan sebanyak 200 orang.
“Tahapan (penerimaan) saat ini sudah berjalan. Semoga semuanya bisa berjalan dengan baik dan lancar. Jangan sampai orang tua calon peserta seleksi percaya oknum atau calo yang menawarkan diri bisa dan mampu meloloskan semua proses seleksi. Kalau ada temuan masyarakat, ada oknum atau calo yang bermain dalam proses seleksi, silakan langsung melaporkan ke saya,” tegas Daniel.
Editor: Aspian Nur