Tahun ini harapan tersebut dipastikan bisa terwujud. Pasalnya melalui APBN yang dikelola Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI, pelabuhan bakal dibangun dengan alokasi anggaran Rp80 miliar.
Bupati Bulungan Syarwani mengatakan, pembiayaan pembangunan pelabuhan Bunyu sepenuhnya dibiayai Kemenhub. Tetapi masih belum diketahui kapan pelaksanaannya. “Infonya akan disegerakan, nanti Pelabuhan Bunyu akan menjadi sarana angkutan umum bagi masyarakat, ini akan terus kita dorong,” kata Syarwani dilansir dari laman Korankaltara.com Rabu (13/4/2022) hari ini.
Syarwani tak menampik di kecamatan penghasil minyak ini belum ada pelabuhan umum yang membuat warga masih menumpang dengan pelabuhan Pertamina.
Pihaknya berharap pembangunan pelabuhan bisa segara terealisasi. “Pada dasarnya kami berharap bisa segera dibangun, tetapi ini ranahnya kementerian, tunggu saja. Masyarakat juga membutuhkan itu, karena sudah sekian tahun masih menumpang dengan pertamina,” papar Syarwani.
Syarwani mengingatkan untuk agenda pembangunan, seluruh OPD bisa memaksimalkan sumber pembiayaan yang tak hanya bergantung pada APBD, tetapi juga via APBN, seperti pelabuhan Bunyu tersebut.
“Sumber pembiayaan harus terus digali untuk selanjutnya dikolaborasikan dengan kementerian/lembaga terkait. Dengan begitu kita juga bisa mensinergikan berbagai agenda daerah,” jelasnya.
Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltara, Ahmad Hairani, menyampaikan pembangunan pelabuhan akan dilakukan Kemenhub.
Namun groundbreaking masih menunggu kelengkapan penyediaan tiang pancang. “Jika sesuai rencana, Insya Allah, bulan ini sudah bisa dilakukan groundbreaking,” pungkas Syarwani.
Editor: Aspian Nur