Dikenal sebagai miniatur Indonesia, Kalimantan Timur pun dipilih Presiden Joko Widodo untuk menjadi ibu kota negara baru menggantikan DKI Jakarta. Salah satu pertimbangannya karena fakta kerukunan warga Kaltim yang selalu hidup damai dalam kebhinekaan.
Gubernur H Isran Noor memastikan selama kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur H Hadi Mulyadi, Pancasila akan terus hidup dan kokoh menjadi ideologi bangsa.
Pancasila yang merupakan lima dasar negara akan selalu menjadi panduan bagi pelaksanaan visi Kaltim Berdaulat yang dijabarkan dalam Rencana Jangka Menengah Pembangunan Daerah (RPJMD) Kalimantan Timur 2019-2023.
Gubernur Isran Noor menegaskan tidak akan pernah ada diskriminasi dalam kebijakan, karena faktor suku, agama, dan ras, serta kepentingan lainnya.
“Saya sebagai Gubernur, mencintai seluruh rakyat Kali-mantan Timur, dengan tidak membeda-bedakan, apalagi bersikap diskriminasi dengan soal agama. Bukan model saya begitu,” tegas Gubernur Isran Noor saat membuka Musyawarah Daerah XIV Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Majelis Daerah Kalimantan Timur di Hotel Platinum Balikpapan, pertengahan Mei lalu.
Pernyataan Gubernur ini sekaligus menegaskan bagaimana Pancasila benar-benar harus menjadi milik semua anak bangsa, bukan milik kelompok atau golongan tertentu.
Gubernur mengaku sangat bangga dan bahagia ketika melihat semua umat beragama di Kaltim hidup rukun dan damai dengan taat menjalankan ibadah agama masing-masing.
Baginya, itulah kontribusi tak ternilai yang disumbangkan warga Kalimantan Timur untuk kedamaian dan kesejahteraan Indonesia.
“Itulah bukti betapa warga Kaltim sungguh memahami dan telah mengimplementasikan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” tandas Gubernur Isran.
Ditambahkan Gubernur, bahwa Kaltim akan selalu setia kepada NKRI dan Pancasila. Pancasila yang dikagumi banyak negara di dunia karena keberhasilannya menyatukan keberagaman di tengah hamparan 17.000 pulau Bumi Pertiwi harus selalu menjadi kebanggaan bangsa.
“Pancasila adalah milik kita bersama. Selamat Hari Lahir Pancasila. Semoga ke depan Indonesia lebih damai, maju dan sejahtera,” seru Gubernur. (*/kk)