Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas keberhasilan PT KPI Unit Balikpapan menjalankan program Warga Siaga Sehat (WASIAT) yang terbukti berdampak nyata pada peningkatan kualitas hidup masyarakat di wilayah operasinya.
Program WASIAT dijalankan melalui Posyandu Dewi Shinta di Desa Girimukti, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Posyandu Sejahtera 51 di Kelurahan Baru Ilir Balikpapan, serta diperluas ke Kelurahan Margasari Balikpapan. Program ini hadir untuk mengatasi stunting, meningkatkan kesadaran gizi, mendorong perilaku hidup sehat, dan memberikan edukasi bagi remaja terkait kesehatan dan bahaya NAPZA.
Di Desa Girimukti, WASIAT meluncurkan Sekolah Bayi sebagai inovasi pencegahan stunting sekaligus melatih kader posyandu dalam stimulasi tumbuh kembang anak sejak dini. Sementara di Balikpapan, program ini memperkuat peran posyandu dalam mendampingi keluarga balita, membina remaja, serta menggerakkan masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga.
WASIAT juga memberdayakan ekonomi warga melalui pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA) menjadi produk olahan sehat dan membentuk UMKM berbasis kesehatan. Dari sisi lingkungan, program ini mendorong pembangunan lorong hijau, budidaya hidroponik, bank sampah, hingga pemanfaatan air hujan untuk kebutuhan sehari-hari. Sinergi antara kesehatan, ekonomi, dan lingkungan menjadikan WASIAT sebagai model program TJSL yang berkelanjutan.
Keberhasilan WASIAT sejalan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Program ini juga mencerminkan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) melalui kepedulian lingkungan, pemberdayaan sosial, dan tata kelola yang transparan. Selain itu, WASIAT mendukung Asta Cita Pemerintah, khususnya agenda keenam “Membangun dari Desa dan Daerah”.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT KPI Unit Balikpapan, Dodi Yapsenang, menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama masyarakat dan pemangku kepentingan.
“WASIAT tidak sekadar program kesehatan, melainkan gerakan bersama untuk membangun keluarga sehat, lingkungan hijau, serta masyarakat mandiri. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk memperluas dampak positif program dan memastikan keberlanjutannya di masa depan,” ungkap Dodi.
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, juga memberikan apresiasi tinggi kepada perusahaan yang berkontribusi membangun desa.
“Kami mengajak semua pihak untuk bergandengan tangan membangun desa. Bangun desa, bangun Indonesia. Desa adalah garda terdepan untuk mewujudkan Indonesia maju,” ujarnya.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, turut menyampaikan penghargaan atas pencapaian ini.
“Terima kasih kepada seluruh perusahaan yang sudah mendukung program ini sehingga manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” ucap Zulkifli.
Acara ini juga dihadiri Wakil Menteri Desa dan PDT, Ahmad Riza Patria, serta Ketua Umum Indonesia Social Sustainability Forum (ISSF), Sudarmanto AAK. Kehadiran pejabat tinggi tersebut menegaskan pentingnya sinergi pemerintah, BUMN, dan masyarakat dalam membangun desa sebagai garda terdepan pembangunan nasional.
Dengan meraih Silver Award, PT KPI Unit Balikpapan meneguhkan komitmennya untuk terus mendukung pembangunan desa, memperkuat kesehatan masyarakat, serta menjaga keberlanjutan lingkungan, selaras dengan target SDGs, penerapan ESG, dan agenda Asta Cita. (*)
Editor: Erwin