Petani Sumringah, Harga TBS Sawit di Kaltim Naik
1 menit baca0 kali dibaca

Penulis: M Rafik
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Kabar gembira datang bagi petani kelapa sawit di Kalimantan Timur (Kaltim). Harga Tandan Buah Segar (TBS) untuk periode pekan ini mengalami kenaikan di seluruh kelompok umur tanaman.
Kenaikan ini dipicu meningkatnya harga jual Crude Palm Oil (CPO) dan inti sawit (kernel) di pasaran.
Plt Kepala Dinas Perkebunan Kaltim, Andi M. Siddik, mengatakan bahwa tren positif ini memberi dampak langsung pada peningkatan pendapatan petani, khususnya yang bermitra dengan perusahaan pengelola pabrik kelapa sawit (PKS).
“Pergerakan harga ini tentu menjadi kabar baik bagi petani plasma. Dengan harga yang lebih tinggi, pendapatan mereka ikut terdongkrak,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (22/8/2025).
Untuk periode di 16 hingga 31 Juli 2025, harga rata-rata CPO ditetapkan Rp13.835,46 per kilogram dan kernel Rp10.468,77 per kilogram (kg), dengan indeks K sebesar 88,48 persen.
Adapun rincian harga TBS berdasarkan umur tanaman, TBS usia tiga tahun berkisar Rp2.765,56 per kg, usia empat tahun berkisar Rp2.949,62 per kg, usia lima tahun berkisar Rp2.967,18 per kg, usia enam tahun berkisar Rp2.999,08 per kg, usia tujuh tahun berkisar Rp3.017,17 per kg, usia delapan tahun berkisar Rp3.039,84 per kg, usia sembilan tahun berkisar Rp3.103,66 per kg dan usia 10 tahun berkisar Rp3.140,12 per kg.
Andi menegaskan daftar harga tersebut menjadi standar acuan bagi petani plasma. Ia mendorong kemitraan antara petani dan perusahaan terus diperkuat agar harga tetap stabil dan petani tidak dirugikan.
“Dengan kemitraan yang sehat, petani bisa mendapatkan harga sesuai standar tanpa harus khawatir dipermainkan tengkulak. Pada akhirnya, kesejahteraan petani sawit di Kaltim bisa terus meningkat,” pungkasnya.
Editor: Erwin










