Hal ini disampaikan langsung dalam acara Coffee Morning bersama Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, Selasa (19/8/2025).
Supplier beras premium merek Sedap Wangi asal Surabaya, Erwin, mengatakan pasokan gabah dalam tiga bulan terakhir semakin terbatas, sementara harga gabah terus meningkat. Kondisi ini membuat distribusi beras ke Kaltim tidak bisa berjalan normal seperti biasanya.
Meski begitu, Erwin menegaskan tetap berkomitmen menyuplai beras ke Balikpapan dan Samarinda.
“Minggu lalu kami tetap mengirim dua kontainer dengan total 100 ton. Padahal biasanya normal bisa 400 ton per minggu, tapi saat ini hanya mampu sekitar 25 persen,” ujarnya.
Lanjutnya, proses pengiriman beras dari Jawa ke Kaltim memerlukan waktu lima hingga tujuh hari. Kondisi ini ditambah kekhawatiran adanya wacana kenaikan harga eceran tertinggi (HET) yang bisa memengaruhi kestabilan pasar.
“Kami tetap berusaha menjaga harga di bawah HET, tapi kalau gabah terus mahal sementara dipaksa beli banyak, bisa berisiko rugi besar. Itu yang menjadi kekhawatiran kami,” jelasnya.
Kemudian, Perwakilan PT Sinar Surya Wijaya selaku distributor beras merek Tiga Mangga, Yandi, juga menyampaikan hal serupa.
Saat ini stok beras di gudang hanya sekitar 70 ton, ditambah 75–100 ton yang masih dalam perjalanan dari Jawa. Namun, produksi di pabrik sementara dihentikan karena tingginya harga bahan baku gabah.
“Kami tidak bisa memastikan kelanjutan distribusi kalau harga gabah masih setinggi sekarang,” ucap Yandi.
Menanggapi kondisi tersebut, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud menegaskan Bulog bersama stakeholder terkait harus mengambil peran menjaga stabilitas pasokan beras di lapangan. Dirinya meminta distribusi tetap berjalan agar stok masyarakat tidak terganggu.
Rudy juga mengimbau distributor agar memprioritaskan penyaluran ke pasar tradisional dan warung kecil. Menurutnya, mayoritas masyarakat Kaltim membeli beras dalam jumlah kecil, seperti dua hingga lima kilogram, sementara minimarket lebih banyak menjual kemasan besar.
“Kalau beras disebut premium, maka kualitas dan harga harus sesuai standar. Sehingga tidak perlu ragu selama semuanya mengikuti aturan yang ada,” tegas Rudy.
Editor: Erwin