Kepala Dispora Kaltim Agus Hari Kesuma menilai olahraga memiliki potensi besar untuk menciptakan lapangan kerja, menghidupkan sektor usaha local hingga menjadi magnet bagi wisatawan.
“Olahraga itu bukan sekadar perburuan medali. Jika dikelola dengan baik bisa menjadi motor penggerak ekonomi dan membuka berbagai peluang,” kata AHK, sapaan akrabnya, kepada Korankaltim.com Selasa (12/8/2025).
Untuk mewujudkan visi tersebut, Dispora Kaltim tengah menyiapkan sistem pembangunan olahraga yang terintegrasi, mencakup pencarian bibit unggul, pembinaan berjenjang, penyediaan sarana dan prasarana modern, hingga kebijakan pendidikan yang mendukung atlet.
Satu diantara terobosan yang dirancang adalah skema pendidikan khusus bagi pelajar-atlet, dengan porsi 70 persen waktu untuk latihan dan 30 persen untuk akademik.
“Kami ingin mencetak atlet yang tidak hanya berprestasi di lapangan, tetapi juga matang secara mental dan memiliki bekal akademik,” tegas Agus.
Pendekatan ini diharapkan membentuk ekosistem olahraga yang berkelanjutan, memunculkan industri pendukung, serta menguatkan sport tourism di Kaltim.
Dengan begitu, penyelenggaraan event olahraga bukan hanya ajang kompetisi, melainkan juga sarana promosi destinasi dan budaya daerah. “Target akhirnya adalah terbentuknya industri olahraga yang mandiri, tangguh, dan mampu memberikan kontribusi ekonomi langsung bagi masyarakat,” ucap AHK.
Editor: Aspian Nur