Pimpinan Perum Bulog Kanwil Kaltim dan Kaltara Mersi Windrayani menyebut peluncuran serentak dilakukan di seluruh wilayah kantor cabang Perum Bulog di dua provinsi tersebut, termasuk di Samarinda, Tarakan, Berau dan Balikpapan.
“Launching GPM ini menyasar seluruh wilayah Kaltim dan Kaltara. Kami bersama PT Pos Indonesia menggelar kegiatan ini ditujuh titik, diantaranya tiga di Samarinda serta di Tarakan, Berau, dan Balikpapan. Masing-masing kantor cabang dan gudang Bulog juga melaksanakan launching SPHP,” ujarnya.
Untuk wilayah Balikpapan, disalurkan sebanyak 8.5 ton beras SPHP melalui PT Pos dan 11 ton lagi dari gudang Bulog. Total penyaluran beras SPHP di Kaltim dan Kaltara mencapai sekitar 19.5 ton.
Saat peluncuran, kegiatan juga disinergikan melalui rapat daring (zoom meeting) bersama Kementerian Pertanian, Bulog Pusat, PT Pos Indonesia, dan sejumlah instansi terkait lainnya.
“Harapannya melalui kegiatan ini, beras SPHP semakin dikenal masyarakat dan menjadi penyeimbang harga beras, khususnya di wilayah Kaltim dan Kaltara,” kata Mersi.
Deputi Bisnis Regional Enam Area Kalimantan PT Pos Indonesia Sujadmiko menyampaikan komitmen mereka dalam mendukung Gerakan Pangan Murah. Menurutnya, PT Pos telah menyiapkan 22 titik peluncuran di Kalimantan, dengan tujuh titik diantaranya berada di Kaltim.
“Ini merupakan tahap awal dan akan terus berkembang. Di Kalimantan Timur kami siapkan lebih dari 50 titik, dan secara keseluruhan di Kalimantan ada sekitar 200 hingga 300 titik layanan,” jelas Sujadmiko.
Program SPHP diharapkan tepat sasaran dan mampu meringankan beban masyarakat. PT Pos akan terus memperluas layanan agar akses masyarakat terhadap beras terjangkau semakin mudah.
Editor: Aspian Nur