Pemaparan laporan pendahuluan Studi Kelayakan Kawasan Industri Kariangau dihadiri berbagai pemangku kepentingan termasuk perwakilan pemerintah dan akademisi sudah dilakukan.
Studi ini menjadi landasan kuat bagi pemerintah dan investor dalam mengambil keputusan strategis terkait pengembangan Kariangau. "Perencanaan yang matang sangat penting untuk mewujudkan visi IKN (Ibu Kota Nusantara) sebagai pusat ekonomi baru yang ramah lingkungan," ujar Heni lagi.
Heni optimistis Kawasan Industri Kariangau yang terencana dengan baik menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi, tidak hanya di Benua Etam tetapi juga Indonesia secara keseluruhan.
Disperindagkop Kaltim berharap studi kelayakan ini dapat memberikan gambaran komprehensif mengenai potensi, tantangan, dan strategi pengembangan Kawasan Industri Kariangau.
Studi ini mencakup analisis sektor unggulan yang dapat dikembangkan di Kariangau, seperti industri pengolahan hasil laut, pertanian dan manufaktur.
Selain itu Disperindagkop Kaltim juga mengevaluasi ketersediaan dan kebutuhan infrastruktur pendukung, seperti jalan, listrik, air bersih dan pelabuhan. Tidak ketinggalan, kajian dampak lingkungan dan strategi pengelolaan limbah industri yang berkelanjutan juga menjadi fokus.
"Dengan studi ini diharapkan pengembangan Kariangau dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan dampak positif bagi perekonomian dan masyarakat Kalimantan Timur," tutup Heni.
Editor: Aspian Nur