Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kukar Hendra mengatakan, pembangunan pendidikan di Kukar tidak hanya bertumpu pada penyediaan gedung fisik saja. Ia menilai, penguatan sektor pendidikan haris mengintegrasikan tiga aspek, seperti pembangunan infrastruktur, pemanfaatan teknologi pembelajaran serta peningkatan kapasitas guru.
Kata dia, pemanfaatan teknologi seperti layar digital di dalam kelas perlu diterapkan. Langkah ini agar dapat membantu siswa memperoleh materi pelajaran tambahan yang lebih variatif di tengah keterbatasan buku fisik.
"Perangkat layar didgital atau LCD itu bisa jadi instrumen penting dalam proses pembelajaran, apalagi daerah pelosok sangat membutuhkan tambahan literasi berbasis teknologi seperti ini untuk mengejar ketertinggalan," kata Hendra, Jumat (2/10/2026).
Selain itu, ia juga mengingatkan, modernisasi ini wajib berjalan beriringan dengan perbaikan fasilitas sekolah dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMA), baik negeri maupun swasta. Ia juga mengapresiasi adanya perhatian dan bantuan dari pemerintah pusat terkait pembenahan infrastruktur fisik sekolah ini.
"Fasilitas canggih tak akan optimal tanpa kesiapan tenaga pendidik. DPRD mendesak pemerintah untuk fokus pada perekrutan serta program peningkatan kapasitas bagi para guru agar mereka adaptif terhadap sistem pembelajaran digital modern," tegasnya.
Melalui penguatan yang selaras antara infrastruktur, teknologi, dan kompetensi guru, kualitas pembelajaran di Kutai Kartanegara diharapkan dapat meningkat secara merata sekaligus memangkas kesenjangan akses pendidikan antara wilayah perkotaan dan pelosok. (Adv)