MTQ ke 46 dibuka secara resmi oleh Bupati Kukar Aulia Rahman Basri. Turut membersamai Ketua DPRD Kukar beberapa Anggota DPRD Kukar seperti Desman Minang Endianto, Muhammad Jamhari, Muhammad Idham, dan Hamdiah Z.
Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani menyampaikan bahwa tujuan utama dari pelaksanaan MTQ bukan semata-mata perlombaan, melainkan pembinaan untuk mencetak generasi Qurani yang mampu mengimplementasikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Pada ajang MTQ tingkat Kabupaten ini yang kita inginkan adalah pembinaan. Kita harap semangat berlombanya tetap ada, tapi ini bukan tujuan utama. Yang paling penting adalah bagaimana menciptakan generasi Qurani,” harap Ahmad Yani.
Legislator PDIP ini berharap, generasi Qurani yang terbentuk melalui ajang MTQ diharapkan dapat meneladani dan mengamalkan ajaran Al-Qur’an dalam setiap aspek kehidupan.
“Setelah menjadi generasi Qurani, kita berharap nilainya bisa diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Jadi bukan hanya sebatas berlomba melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an, tetapi juga menerapkannya dalam perilaku dan perbuatan,” harapnya.
Ia juga bersyukur karena pembukaan MTQ ke-46 ini dapat berjalan lancar dan sesuai dengan harapan bersama.
Lebih lanjut, Ahmad Yani sepakat dengan Bupati Kukar bahwa MTQ tingkat Kabupaten Kukar merupakan agenda tahunan yang juga menjadi ajang evaluasi dan persiapan menuju MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Timur.
“Hasil pada MTQ kali ini kita harapkan semakin baik, sehingga kafilah terbaik dapat kita kirim ke MTQ tingkat provinsi untuk mewakili Kukar. Kita juga berharap Kukar bisa meraih juara umum kembali tahun depan,” tegasnya.
Ahmad Yani memberikan apresiasi terhadap semangat para peserta serta kerja keras panitia penyelenggara. Ia menilai bahwa MTQ bukan sekadar ajang lomba, tetapi juga sarana memperkuat nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sosial dan mempererat kebersamaan masyarakat.
“Kegiatan MTQ ini perlu terus dikembangkan untuk membangun karakter generasi muda yang Qurani dan berakhlak mulia. Semangat para peserta dari 20 kecamatan menunjukkan bahwa syiar Islam di Kukar tumbuh dengan baik dan memberi harapan besar bagi masa depan spiritual masyarakat,” demikian Ahmad Yani. (Adv)
Editor: Erwin