Acara rutin yang dimulai sejak pukul 04.30 WITA ini kembali menghadirkan suasana khidmat dan penuh makna. Hadir dalam kesempatan ini Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kukar, Dafip Haryanto, mewakili pihak eksekutif Daerah.
Setelah pelaksanaan salat subuh berjamaah, Dewan Syuro Takmir Masjid Jogokariyan Yogyakarta Muhammad Jazir menyampaikan tausyiah nya terkait keistimewaan waktu subuh, sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an Surah Al-Isra’ ayat 78, yang menyebutkan bahwa salat Subuh disaksikan langsung oleh para malaikat.
“Panggilan azan subuh berbeda dari salat fardhu lainnya, karena mengandung kalimat ‘ash-sholatu khoirun minan naum’ yang artinya salat lebih baik dari pada tidur. Ini menunjukkan keistimewaan salat subuh yang luar biasa,” jelasnya.
Muhammad Jazir juga menyinggung pentingnya menjadikan masjid sebagai tempat yang ramah bagi lansia. Menurutnya, banyak jemaah masjid adalah orang lanjut usia, sehingga desain masjid idealnya menyediakan fasilitas seperti kursi roda dan akses yang mudah bagi para lansia.
“Masjid bisa menjadi tempat yang menyenangkan, bahkan menjadi destinasi wisata subuh, serta sumber pemberdayaan ekonomi umat,” tambahnya.
Kehadiran Wakil Ketua III DPRD Kukar, Aini Faridah dalam kegiatan ini menunjukkan komitmennya dalam mendukung program-program keagamaan dan spiritual yang digagas Pemerintah Kabupaten. Ia tampak khusyuk mengikuti rangkaian acara hingga selesai dan menyambut baik pesan-pesan yang disampaikan dalam tausiyah.
Safari Subuh ke-301 ini kembali menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan semangat ibadah dan kebersamaan di tengah masyarakat Kukar.
“Alhamdulillah turut serta dalam agenda safari subuh, semoga program ini terus istiqomah dijalankan Pemkab Kukar sampai kapan pun jua karena sangat bagus sekali memberikan contoh langsung kepada masyarakat,” harap Aini. (adv)
Editor: Erwin