“Kami minta agar yang akan menjadi sebagai Direktur PT KSDE memang figur yang profesional bukan karena ada kedekatan,” kata Yani kepada korankaltim.com, Minggu (14/9/2025).
Legislator Nomor Satu Kukar ini berharap nantinya Direktur PT KSDE yang baru bisa mengelola segala unit usaha yang menjadi wewenang dan cakupan bisnis dari perusahaan plat merah yang awalnya dulu didirikan untuk memaksimalkan potensi kelistrikan dan sumber daya energi di Kukar ini.
"BUMD itu tersebut memang bergerak pada sektor kelistrikan dan energi. Dan kita pastikan dalam mengelola unit usaha itu, harus memiliki profesional yang tinggi," harap Yani.
Menurutnya, figur yang dibutuhkan pada BUMD tersebut tidak boleh orang sembarangan. Yang dibutuhkan ialah orang-orang yang berpengalaman, sehingga PT KSDE nantinya bisa memberikan manfaat kepada daerah khususnya Pendapatan Asli Daerah (PAD).
"Untuk mencari figur yang profesional, bisa dilakukan dengan fit and proper test, koreksi. Untuk menjadikan Direktur dan memang layak, harus ada pendapat dan disetujui oleh DPRD, kalau tidak ada itu maka akan ditolak," tegasnya.
Sesuai dengan peraturan perundang-undangan terkait fit and proper test oleh DPRD ini harus dilakukan. Dalam penyeleksian jabatan Direktur tersebut, tak boleh ada nepotisme, yang diperbolehkan ialah melakukan penyeleksian secara terbuka.
"Siapa pun yang mampu untuk mengelola BUMD itu, silahkan mengikuti seleksi tersebut tanpa memandang apapun itu. Kalau ada dan lebih baik orang daerah atau lokal," tukas Politikus PDIP ini.
Sementara itu Kepala Bagian (Kabag) Ekonomi Setkab Kukar Haryo Martani menjelaskan, penyeleksian jabatan Dirut PT KSDE sedang berproses. Saat ini Pemkab Kukar tengah melakukan persiapan untuk membuka seleksi Direktur KSDE dengan membentuk panitia seleksi (Pansel).
"Saat ini kita sedang ditahap penetapan Surat Keputusan (SK) tim Pansel. Dan persetujuan pihak dari tim penguji yang diminta untuk menguji," jelas Haryo. (Adv)
Editor: Aspian Nur