Rapat dipimpin langsung Ketua Komisi II DPRD Kukar Eko Wulandanu didampingi Hairendra dengan menghadirkan perangkat pemerintahan Desa Loa Duri Ulu beserta perangkat RT dan dihadiri Direktur Perumda Tirta Mahakam Suparno dan perwakilan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kukar dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar.
“Hari ini jalannya rapat dengar pendapat dengan warga masyarakat yang diwakili oleh beberapa RT yang ada di Loa Duri Ulu, dan dihadiri oleh Dirut PDAM, dari dinas Perkim dan dinas PU, berjalan dengan sangat lancar dan sangat cair ya,” kata Eko Wulandanu kepada awak media usai memimpin rapat.
Legislator PKB ini mengungkapkan poin utama kedatangan para perangkat desa mewakili aspirasi masyarakat yang menginginkan adanya perbaikan instalasi PDAM yang ada di daerah mereka.
“Harapannya ke depan semua yang menjadi keluhan atau keinginan warga di sekitar Loa Janan Ulu dan Loa Duri Ulu itu air bisa normal dan bisa dinikmati secara layak oleh warga masyarakat Loa Duri Ulu dan Loa Janan sekitarnya,” ungkapnya.
Eko mengapresiasi tindakan Perumda Tirta Mahakam melalui Direktur Utama Suparno berkomitmen untuk menyelesaikan persoalan ini dengan kajian teknis dan monitoring evaluasi langsung ke lapangan.
“Dari pihak DPRD tentu berkomitmen ingin mengawal kegiatan ini di perubahan (APBD Perubahan, red) semoga tidak ada kendala karena kami ingin bisa melayani warga masyarakat yang ada di Loa Duri Ulu dan Loa Janan Ulu,” ucapnya.
Hal senada ditambahkan Hairendra yang berharap warga Desa Loa Duri Ulu dan Loa Janan Ulu bisa menikmati layanan air PDAM dengan normal. Diketahui persoalan ini sudah beberapa tahun terakhir sesuai yang disampaikan oleh beberapa Ketua RT.
“Sudah bertahun-tahun mereka mengalami kesulitan aliran air. Ya mudah-mudahan melalui hasil RDP ini, tadi terima kasih juga dari Pak Dirut PDAM sudah memberikan solusi, ya mudah-mudahan segera bisa direalisasikan apa yang menjadi solusi dan warga bisa menikmati air secara normal lagi. Ya secara teknis PDAM lah yang paham karena memang satu sisi kan kepadatan warga kan sudah jauh meningkat kemudian juga perlu upgrade-upgrade lagi lah, yaitu pipa atau jaringan ataupun WTP yang ada. Secara teknis, PDAM sudah paham, sudah punya solusi,” tegas Hairendra. (Adv)
Editor: Aspian Nur