“Alhamdulillah berkat perjuangan yang luar biasa, pada Kejurnas WI 2025 Sanda Kaltim mampu menyumbang tujuh medali, tentu hasil ini patut kita apresiasi karena atlet-atlet kita sudah berjuang maksimal,” kata Abdul Rasid kepada Korankaltim.com, Minggu (6/7/2025).
Kejurnas Menpora yang berlangsung di GOR Wushu Jatim, Kenjeran Park, berlangsung dari 29 Juni – 5 Juli 2025. Kegiatan diikuti oleh 911 atlet junior dan senior dari 21 provinsi dan menghadirkan 57 wasit dan juri berlisensi nasional dari PB Wushu Indonesia.
Adapun perolehan medali yang dipersembahkan Wushu Kaltim pada Kejurnas kali ini yaitu satu perak enam perunggu. Perak atas nama A. Rezki Alvaro pada kelas pra junior 52 kg, perunggu atas nama Zayana Pra Junior kelas 39 Kg, dan M. Arfan Nasrullah S kelas 42 kg, perunggu atas nama M. Ridwan Junior kelas 65 Kg, perunggu atas nama M. Ihsan Fazrianur kelas 52 kg senior dan Kohar Kelas 60 kg senior, perunggu atas nama Keysha Afifah Raihan katagori Wingchun Mok yanjong kelas junior B.
“Meski belum meraih emas tentu ini sudah prestasi yang luar biasa karena diikuti 900 an atlet wushu nasional, diharapkan atlet wushu kita tetap terus giat berlatih dan pantang menyerah serta pemerintah terus memberikan dukungan penuhnya untuk pengembangan peningkatan prestasi olahraga di Kaltim terkhusus olahraga wushu,” harap Rasid yang merupakan Legislator Golkar yang juga Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) WI Kaltim ini.
Tambahan informasi, bahwa wushu adalah salah satu yang masuk dalam 14 cabang olahraga unggulan DBON. Harapannya wushu dapat mengangkat harkat dan martabat Indonesia di pentas dunia.
Target ke depan diharapkan wushu dapat menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan di Olimpiade dan Indonesia meraih medali emas. (Adv)
Editor: Erwin