Tak hanya memberikan jawaban atau tanggapan, Ahmad Yani meminta agar Bupati atau paling tidak Wakil Bupati Kukar yang harus hadir langsung pada rapat paripurna lanjutan dalam agenda selanjutnya yakni pemandangan Pemkab Kukar terkait tanggapan fraksi.
“Harusnya memang bupati atau wakil bupati minimal, karena memang peraturan secara perundang-undangan nota Raperda itu tidak boleh diwakili sebenarnya, kalau misal sepahit pahitya bupati berhalangan ada wakil bupati, makanya ada fungsi wakil bupati disitu, jadi tidak boleh diwakili yang lain,” tegas Yani.
Politikus PDIP ini menyatakan, pembahasan Raperda harus berjalan. Dirinya memberikan catatan diharapkan nanti bagaimana para panitia khusus (pansus) bisa bekerja maksimal.
“Jadi betul-betul Raperda nya ini dibahas sehingga diselesaikan oleh pansus, memang begitu mekanismenya, sehingga kita harap seluruh anggota pansus tidak main-main dia serius membahas Raperda ini,” sebutnya.
Pembahasan raperda ini harus dilakukan hingga tuntas, sehingga pemekaran desa menjadi desa persiapan yang kemudian berproses menjadi desa definitif. Setelah ada persetujuan DPRD Kukar, desa persiapan ini menjadi desa definitif untuk kemudian diisi lagi untuk pembangungan infrastrukturnya.
“Tentu karena ini desa baru banyak kebutuhannya, dan kebutuhan itu kita harap bisa mengayomi pelayanan masyarakat dengan baik, dengan adanya desa baru gitu kan, yang jangan sampai dengan keberadaan desa baru ini malahan jauh pelayanan sebagai perpanjangan pemerintah daerah,” harapnya.
Legislator asal Daerah Pemilihan (Dapil) V meliputi Kecamatan Loa Kulu dan Loa Janan ini menegaskan dengan terbentuknya nanti desa baru ini diharapkan lebih mensejahterakan rakyat, semua fasilitas akan ditunjang semua termasuk kebutuhan desa nya baik itu alokasi dana desa dan kebutuhan-kebutuhan lain termasuk pembangunan perkantoran dan fasilitas lain yang ada di desa.
“Sarana kebutuhan dasar, termasuk sarana olah raga, prasarananya harus mantap termasuk jalan antar desa dengan desa juga harus tuntas, sehingga masyarakat desa sejahtera juga bahagia,” tegas Yani. (Adv)
Editor: Aspian Nur