Rapat tersebut dipimpin oleh Ketua Komisi I DPRD Kukar, Agustinus Sudarsono, didampingi Sugeng Hariadi, M. Hidayat, H. Jamhari, Wandi, serta Desman Minang Endianto.
Acara ini juga dihadiri oleh perwakilan masyarakat Desa Lung Anai yang dipimpin langsung oleh Kepala Desa, Lucas Nay, bersama tokoh adat Desa Budaya Lung Anai. Turut hadir pula Sekretaris Camat Loa Kulu, Khairudinnata, perwakilan dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kukar, Bahauddin serta perwakilan Dinas Pertanahan dan Penataan Ruang (DPPR) Kukar, Edy Santoso.
“Kami akan tinjau lapangan dan memanggil perusahaan supaya bisa klir kalau pun perlu ke Kementerian ATR. Kami tidak memandang dapil tapi memandang Kutai Kartanegara, kehadiran kami untuk kebermanfaatan bagi masyarakat apalagi lahan di Long Anai ini kan sudah produktif lahannya, dikelola oleh masyarakat,” kata Agustinus.
Politikus Gerindra ini tekankan perjuangan untuk mengakomodasi harapan warga Desa Lung Anai sangat penting karena menyangkut ketahanan pangan dan potensi lokal yang diketahui telah berkontribusi dalam meraih prestasi tingkat provinsi, yaitu melalui olahan produk coklat LA (Lung Anai) yang meraih juara satu pada Lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) tingkat Provinsi Kaltim.
“Lahan warga sangat produktif karena ada tumbuhan kakao. Kami akan tinjau ke lapangan karena tidak ingin kerja hanya di meja makanya tolong disiapkan semua dokumen seperti titik koordinatnya terus masalah peta desa nya dan nanti bisa berkoordinasi dengan kawan-kawan Desa Sungai Payang bekerja bersama-sama untuk mengembangkan potensi kakao di Lung Anai,” tegasnya.
Potensi coklat ini dinilai sangat menjanjikan karena wilayah lain cukup langka bisa mengembangkan tanaman kakao. Oleh karena itu, Agustinus menegaskan DPRD siap mendukung potensi lokal ini.
“Akan kami dukung agar Lung Anai itu menjadi sentral tanaman coklat di Kutai Kartanegara dan kalau perlu Dinas Perkebunan, Dinas Pertanian, Diskop UKM juga diajak, berharap potensi coklat ini menjadi sumber daya unggulan untuk meningkatkan ekonomi warga Desa Lung Anai,” demikian Agustinus. ( Adv )
Editor: Erwin