Komisi IV Soroti Kurangnya Tenaga Guru di Kukar
1 menit baca0 kali dibaca

Penulis: Muhammad Heriansyah
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG – Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara, Ahmad Yani, menyoroti serius persoalan kekurangan tenaga pendidikan atau guru di Kukar.
Mperan guru didinlai sangat penting dalam mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas, karena pendidikan merupakan tujuan utama dalam bernegara.
“Pendidikan harus ditingkatkan dari semua lini. Jadi tidak ada kata-kata bahwa kekurangan guru di Kukar, jangan sampai itu terjadi,” ucapnya saat dikonfirmasi Korankaltim.com, Rabu (26/3/2025).
Ia juga menegaskan, pemerintah daerah harus bertanggung jawab dan mencarikan solusi atas persoalan kekurangan tenaga guru ini. Dalam hal ini, pendidikan berjenjang itu tak boleh stagnan.
“Saya sering mendengar banyak kekurangan guru baik jenjang SD dan SMP. Guru itu merupakan kunci pendidikan. Untuk itu, tak boleh ada lagi kekurangan guru khususnya di Kukar,” tegasnya.
Politikus PDIP ini menyatakan pendidikan menjadi tanggung jawab bersama, dalam meningkatkan mutu pendidikan. Akibat kekurangan guru, pastinya mutu pendidikan tidak berjalan sesuai yang diharapkan.
“Kami berharap, persoalan ini bisa diatasi dengan tepat. Sehingga mutu pendidikan di Kukar terus meningkat,” harapnya.
Diinformasikan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar dalam mengatasi kurangnya tenaga pendidikan yakni dengan cara mengusulkan penambahan untuk mengikuti formasi seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang dibuka oleh pemerintah pusat.
“Pemerintah daerah berharap dengan formasi tersebut untuk dapat dilibatkan. Sehingga penempatan PPPK bisa dilakukan dengan tepat sasaran, dan akhirnya problem kekurangan guru bisa teratasi,” pungkasnya. (Adv)
Editor: Erwin










