Menurutnya, menjaga BK bukan hanya sekadar formalitas saja, namun diresapi secara betul-betul dan diperhatikan oleh semua pihak baik internal maupun eksternal.
"Saya harap yang namanya BK ini sangat penting, artinya sebagai cerminan dari anggota dewan tentunya kuncinya di badan kehormatan, artinya mudahan ke depan bisa menjadi perhatian dan jangan menyepelekan dalam hal ini semacam formalitas saja karena jujur saja saya berkunjung ke tempat-tempat lain itu kesannya hanya formalitas padahal ini perannya sangat penting menjaga marwahnya dewan itu ya di BK," kata Wahab.
Selama periode jabatan anggota DPRD Kukar 2019-2024, Abdul Wahab yang berasal dari Partai Hanura ini dipercaya dan tidak tergantikan oleh anggota dewan lainnya sebagai Ketua BK DPRD Kukar.
Dirinya bersyukur diberi amanah ini dan menyatakan bahwa setelah dirinya melakukan kunjungan kerja ke beberapa wilayah khususnya di lembaga legislatif yakni DPRD kabupaten/kota lainnya di Indonesia, DPRD Kukar pada dasarnya cukup bagus artinya baik dari pemerintah dalam hal ini kegiatannya itu pendanaan kita selalu tersedia dan anggota dewan juga turut menjaga kedisiplinan.
"Artinya mereka menghargai keberadaan BK. Untuk kesannya selama menjabat di Ketua BK memang yang cukup sulit itu ketika pas pandemi covid-19 memang semua mengalami kendala karena ruang gerak kita terbatas rasa takut itu memang ada, dan berjalan kurang lebih 2 tahun kinerja kita itu tidak maksimal, kita akui. Kita juga kehilangan ada beberapa sahabat kita berpulang," kenangnya. (Adv)
Editor: Maruly Z