Kejuaraan yang memperebutkan piala Ketua DPRD Kukar Cup 2 ini dilaksanakan selama 3 hari dan diikuti 289 atlet berasal dari 12 kecamatan. Hadir pada acara pembukaan yakni Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kukar, Siswo Cahyono, Ketua PSHT Kukar, Mugiyono beserta jajaran dan perwakilan Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kukar, Zukran serta unsur Forkopimda.
“Mengingat pentingnya event ini bagi PSHT dan atlet-atlet kita. Karena jika seorang atlet tidak ditunjang dengan kejuaraan-kejuaraan akan mengalami kejenuhan. Makanya hal-hal seperti ini kita lakukan bagaimana atlet itu memiliki motivasi yang kuat untuk latihan. Karena ada target untuk mengikuti kejuaraan, dan ini bukti kepedulian kita pembinaan atlet silat asli Kukar,” kata Abdul Rasid.
Disamping kejuaraan yang dilaksanakan IPSI hingga perguruan silat yang tersebar di Kukar, kejuaraan yang digelar diharapkan mampu melahirkan atlet yang mampu mengharumkan nama Kukar di event nasional hingga internasional.
“Ketua IPSI sudah menyampaikan bahwa kontribusi PSHT mengharumkan nama Kukar sudah luar biasa. Baik itu tingkat daerah, provinsi hingga nasional sudah terbuktikan. Bahwa dengan pembinaan yang bagus dan terarah kita dapat melahirkan atlet yang mengharumkan nama Kukar,” ucapnya.
Dia menegaskan, selama dirinya dipercaya sebagai Ketua DPRD Kukar, maka akan terus melanjutkan kegiatan semacam ini, dalam rangka menunjang program IPSI itu sendiri.
“Insya Allah ini sekarang PSHT cup nanti bisa kita lakukan open turnamen IPSI se-Kukar. Sehingga perguruan-perguruan silat di Kukar bisa terlibat dan mampu menunjukkan kemampuan terbaik,” harapnya.
Hal senada disampaikan Ketua IPSI Kukar, Siswo Cahyono yang memberikan apresiasi kepada Ketua DPRD Kukar karena sudah berkenan melaksanakan event kejuaraan PSHT Cup.
“Kami mengucapkan terima kasih karena telah memberikan ruang untuk adik-adik kami atlet kami untuk bisa mengimplementasikan latihan-latihan yang selama ini mereka laksanakan. Seperti yang disampaikan beliau tadi percuma kita berlatih keras kalau tidak ada ruang, tidak ada event, maka semua tidak akan berjalan dengan maksimal,” ucap Siswo.
Sebagai informasi adapun 12 kecamatan yang turut serta pada kejuaraan ini ialah Samboja, Samboja Barat, Loa Janan, Loa Kulu, Muara Badak, Muara Kaman, Tenggarong Seberang, Kota Bangun, Tenggarong, Sebulu, Sangasanga dan Daerah Khusus Cabang (DKC) dengan total peserta 289 atlet. (Adv)
Editor: Maruly Zainuddin