"Pemerintah sudah menetapkan target selama dua pekan atau 14 hari kedepan sejak Kamis (8/9/2022) pekan lalu penyaluran BLT BBM ini bisa rampung seluruh Kukar," kata Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara H Alif Turiadi kepada Korankaltim.com, Senin (12/9/2022) pagi ini.
Politikus Gerindra ini menegaskan, usulan dilakukan rekap progres penyaluran BLT setiap satu hari sekali bertujuan agar bantuan bisa benar-benar secara baik dilakukan dan mengutamakan kepentingan masyarakat, khususnya masyarakat pra sejahtera yang sangat membutuhkan sehingga diharapkan bantuan yang disalurkan bisa sedikit meringankan beban masyarakat.
Selain itu, usulan ini juga sebagai fungsi kontrol lembaga legislatif karena ini sudah menjadi kebijakan pemerintah pusat dan sudah digelontorkan untuk diberikan ke daerah-daerah.
"Kami harap teknisnya bisa berjalan baik dan tepat sasaran serta dilakukan rekap perharinya, berapa yang sudah tersalurkan dan berapa yang belum," ucapnya.
Sebagai informasi BLT yang diberikan pemerintah seiring dengan kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) diberikan sebesar Rp150 ribu perbulan dan dilakukan dua tahap penyaluran. Tahap pertama Rp300 ribu untuk bulan September dan Oktober, tahap kedua Rp300 ribu untuk November dan Desember. Besaran total Rp600 ribu, diberikan kepada 10.677 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Adapun teknis penyaluran dilakukan dengan bekerja sama Kantor Pos di masing-masing Kecamatan.
Penulis Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur