
Anggota Komisi IV DPRD Kukar yang juga warga asli Muara Kaman, Kamarur Zaman mengatakan, pihaknya merasa bangga dengan adanya festival ini dan merasa bangga menjadi salah satu putra Kukar yang lahir di Muara Kaman.
“Karena Muara Kaman merupakan daerah cikal bakal berdirinya Kerajaan Kutai Martadipura pada abad ke IV masehi, kerajaan Hindu pertama dan tertua di Indonesia yang pertama didirikan oleh Kudungga dengan rajanya yang terkenal yakni Mulawarman,” kata Pak Mon sapaan akrab Kamarur Zaman kepada korankaltim.com, Minggu (11/9/2022).
Pak Mon menjelaskan, sudah barang tentu adat dan budaya asli Kukar ini harus diperkenalkan dan diangkat agar bisa meningkatkan kunjungan wisatawan domestik maupun wisatawan dari mancanegara.
Menurut politikus Golkar ini, dengan banyaknya kunjungan dan adanya festival dan expo yang dikemas secara berkualitas, tentu ini akan berimbas meningkatnya perekonomian masyarakat yang bisa menjanjikan produk khas baik yang tergabung Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) maupun pertokoan yang ada di sekitar masyarakat.
“Disamping itu even festival Erau ini juga ajang silaturahmi kita bisa terjaga dengan baik, karena kita bisa bersinergi dan berkolaborasi berlandaskan hidup bergotong royong antar masyarakat, pemerintah daerah, kecamatan, desa maupun perusahaan yang beraktivitas di Muara Kaman ini. Alhamdulillah dan Insya Allah kegiatan ini bisa sukses dengan baik," harap Mon. (Adv)
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Maruly Zainuddin