"Di Stadion Rondong Demang itu jejeran gedung mangkrak, ada gedung PABSI, gedung pencak silat dan gedung anggar yang mangkrak tidak terselesaikan," ucap Siswo kepada Korankaltim.com, Jumat (9/9/2022) kemarin.
Gedung yang disebutkan Cahyo contoh dan catatan kelam pemerintahan di masa lalu, karena itu jangan sampai terulang. Namun harapan itu hanya sekedar harapan, karena tidak jauh dari deretan gedung mangkrak yang disebutkan tadi, masih ada bangunan yang belum rampung selesai 100 persen, yakni proyek pengerjaan parit.
"Semua gedung yang mangkrak itu sisa proyek masa lalu, belum lagi kalau melihat ada pekerjaan yang di depannya lapangan tenis, parit yang tidak selesai 100 persen, menurut informasi hanya diselesaikan 80 persen, akhirnya 20 persen harus disambung di tahun berikutnya," ungkap Cahyo.
"Juga contoh dulu SMP 1 itu, berapa tahun baru bisa menyelesaikan pembangunannya, siapa yang dirugikan? tentu prestasi sekolah itu karena SMP 1 sekolah unggulan, dengan mangkrak nya gedung saat itu, jadi jeblok peringkat atau ragkingnya. Sekarang harus mengulang dari awal lagi,ya walaupun gedungnya sudah mewah seperti kampus," pungkas Siswo.
Penulis Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur