Politikus PKB ini menegaskan serapan anggaran diminta maksimal karena hal ini melihat kondisi keuangan Kukar sudah cukup stabil. Siswo berharap kepada pemerintah agar tidak mengulang seperti yang dulu, yakni tingginya angka sisa lebih penggunaan anggaran atau silpa karena serapan anggaran yang tidak maksimal.
"Kami tidak ingin kejadian seperti dulu terulang, seperti adanya kegiatan yang tidak bisa dilaksanakan padahal DPRD sudah menganggarkan, rakyat sudah menanti, masyarakat juga sudah berharap bangunan bisa terlaksana, tetapi ada beberapa kendala sehingga tidak bisa dilaksanakan, itulah yang menjadikan Silpa," tegasnya.
Pekerjaan yang tidak selesai dilaksanakan akhirnya itu juga yang menimbulkan Silpa. Tentu hal ini menjadi kerugian bagi Kukar, ditambah lagi semisal banyak kerjaan yang mangkrak dan tentu ini semakin menambah kerugian besar bagi Kukar.
"Kami harap serapan anggaran bisa 99 persen jangan ada lagi kegiatan yang tidak bisa dilaksanakan terus pekerjaan yang sudah berjalan harus sesuai dengan waktu kontrak yang memang telah ditentukan," pungkas Siswo.
Penulis Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur