“Kalau kami mau ke kantor kelurahan atau mau ke kawasan Jahab itu harus memutar dulu lewat Tenggarong. Kalau Jalan Ketapang itu bisa dilewati tentu bukan jalur alternatif lagi, bahkan nanti jadi akses utama warga kalau ingin antar anak-anaknya sekolah dan urusan ke kantor kelurahan,” katanya saat reses siang ini.
Menanggapi usulan tersebut, Rasid memastikan jika perbaikan jalan yang dimaksud sudah diperjuangkannya dan pada pembahasan pengesahan APBD-Perubahan 2022 ini telah masuk pada item kegiatan yang diprioritaskan.
“Sudah saya sampaikan berdasarkan hasil pembahasan anggaran di 2022 perubahan, ini sudah disepakati pembangunan jalan dari Bensamar ke kilo 12 yang disebut Jalan Ketapang itu, karena selama ini itulah yang dikeluhkan oleh masyarakat yang ada di Bensamar ini,” ungkap Rasid.
“Artinya anak-anak sekolah dan para masyarakat di sini kalau mau berurusan ke Kantor Lurah Loa Ipuh Darat, kalau kondisi hujan seperti sekarang ini harus memutar dulu ke Loa Ipuh dan Bekotok kemudian baru sampai ke Loa Ipuh Darat, jadi ada dua wilayah dulu yang harus dilewati baru sampai ke kantor kelurahan,” imbuhnya.
Rasid menegaskan, pihaknya selaku perwakilan masyarakat dari Dapil 1 akan melakukan pengawalan terkait kegiatan perbaikan jalan ini. Dirinya pun berharap mudah-mudahan apa yang sudah dibahas di APBD Perubahan bisa terealisasi secepatnya.
“Mudahan bisa terealisasi secepatnya (perbaikan jalan) meskipun tidak permanen, mungkin hanya agregat saja yang bisa dulu dikerjakan ya minimal ini bisa membantu kegiatan masyarakat yang ada di Dusun Bensamar. Selain Jalan Ketapang juga perubahan ini ada perbaikan Jalan Mualaf dan Jembatan Bensamar,” tegasnya. (Adv)
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Maruly Zainuddin