Rasid mengungkapkan setiap persoalan yang terjadi tentu ada hikmah mendalam yang terkandung, sama hal nya dengan Pandemi Covid-19 yang selama 2 tahun lebih ini melanda dunia.
"Mengungkap sisi terang pandemi covid tentu saja kita menemukan bahwa masyarakat secara paksa terdidik untuk menerapkan gaya hidup sehat dan gaya hidup bersih tanpa terkecuali. Memasak makanan sendiri menjadi lumrah. Menggunakan masker menjadi umum. Mencuci tangan sebelum makan menjadi kebiasaan. Orang menjadi lebih sadar untuk menjaga makanan dan memilah jenis makanan yang baik bagi kesehatan tubuh. Tentu perilaku seperti ini harus terus dipertahankan sampai kapan pun. Kita harus secara sukarela menerapkan gaya hidup sehat dengan rutin berolahraga dan beristirahat cukup demi meningkatkan sistem pertahanan tubuh alami," ungkapnya.
Politikus Golkar ini menegaskan seolah-olah dengan adanya pandemi ini masyarakat justru menjadi lebih mawas dengan istilah-istilah kesehatan yang sebelumnya seringkali terabaikan, dianggap remeh, atau justru menjadi momok.
Ketika pandemi ini benar-benar berakhir, bukan berarti kita dapat kembali ke pola kehidupan yang dulu.
"Apakah tidak mubadzir menyia-nyiakan kebiasaan bagus yang sudah terlanjur terbentuk selama masa pandemi ini? Oleh karenanya tugas kita selanjutnya adalah menjaga keberlangsungan kondisi normal yang baru ini secara istiqomah. Konsistensi adalah kunci, sehingga diperlukan komitmen untuk menjaga keberlangsungan hidup yang lebih baik bersama-sama. Untuk itu maka semua unsur masyarakat yang kini juga telah melakukan adaptasi hidup bersih dan sehat ini perlu terus mengembangkannya dengan berbagai program dan kegiatan yang berkelanjutan," harapnya.
"Kami dari DPRD prinsipnya siap mendukung semua lembaga, baik itu pendidikan, sosial keagamaan, infrastruktur ekonomi, kesehatan, dan utamanya pemerintahan yang harus mempersiapkan dalam menyambut kondisi paska covid-19 ini agar terjaga harmoni kehidupan yang sehat dan produktif," tutup Rasid. (Adv)
Penulis : Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur