Giliran ke-enam menyampaikan pemandangan umum fraksi ialah dari Fraksi P3PKS Kukar. Adapun yang didaulat menjadi Juru Bicara P3PKS pada paripurna kali ini ialah Pujiono asal PKS yang baru saja dilantik PAW belum lama ini.
Pujiono mengatakan Fraksi P3PKS dirasa sangat penting menyampaikan dan memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten atas kinerja dan upaya yang dilakukan.
Fraksi P3PKS menilai positif upaya jajaran pemkab yang bertugas menghadirkan pendapatan daerah dengan harapan ke depan bisa meningkat sesuai dengan kondisi riil potensi pendapatan yang ada. "Dan dalam hal ini alangkah baiknya Kukar memiliki kajian potensi pendapatan asli daerah sehingga target PAD bisa ditetapkan bersama sesuai kajian potensi," katanya.
P3PKS menilai positif upaya bupati dan jajaran pemerintah daerah dalam perencanaan yang konsisten sesuai RPJMD khususnya hal-hal fundamental bagi peningkatan ekonomi dan kesejahteraan rakyat yang tetap memperhatikan program kemandirian dan produktifitas setalah mendapatkan stimulan dan bantuan APBD. "Harapan lainnya agar realisasi anggaran bisa lebih cepat bisa terserap di masyarakat," harapnya.
P3PKS mendukung dan memberikan apresiasi positif pada proses Raperda Perubahan APBD yang tepat waktu, dan kami berharap agar penyusunan APBD memenuhi unsur keterbukaan dan terpenuhinya waktu pembahasan.
"Agar tidak hanya bersifat formalitas semata," ujar Pujiono.
Di pemaparan pandangan umum Fraksi P3PKS diharapkan agar pemerintah daerah tetap memperhatikan ketentuan mandatory di bidang pendidikan 20 persen, kesehatan 10 persen dan infrastruktur 25 persen, serta tetap melakukan pengawasan internal dan peningkatan SDM aparatur pelaksana agar bisa menyesuaikan dengan keperluan pelaksanaan pembangunan.
Memprioritaskan pada upaya pembangunan berkelanjutan terkait pengentasan kemiskinan, peningkatan kesejahteraan baik aparatur sipil, THL dan masyarakat pekerja, petani, nelayan dan seluruh profesi yang dimungkinkan hingga meningkatkan kualitas sumberdaya manusia bagi pemuda dan adanya ruang kesempatan berusaha bagi UMKM di Kutai Kartanegara.
P3PKS juga berharap agar APBD Perubahan ini memprioritaskan pada infrastruktur vital yang diperlukan masyarakat seperti penanganan jalan-jalan berlubang, jalan rusak yang berada di dalam Kota Teggarong, yang menghubungkan antar kecamatan dan desa di wilayah Kukar seperti akses jembatan Sebulu dan Muara Badak, Rumah Sakit Muara Badak, pembangunan infrastruktur pada kecamatan pemekaran seperti Kota Bangun Darat serta Samboja Barat.
"Semoga setiap rencana dan program pelayanan masyarakat dalam berkhitmat untuk umat di Kabupaten Kutai Kartanegara dapat berjalan dengan lancar dan senantiasa mendapatkan ridho dari Allah Tuhan Yang Maha Kuasa," ujar Pujiono. (Adv)
Penulis Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nu