"Sejauh ini sudah sangat efektif, ada yang menerapkan 50:50 Senin Rabu Jumat dan Selasa Kamis Sabtu, ada juga yang seminggu masuk, seminggu daring, kalau kami lihat ini sudah berjalan dengan baik. Kalau dari kami kalau bisa segera saja pembelajaran secara full nanti diterapkan," kata Saparuddin kepada Korankaltim.com, Minggu (21/11/2021).
Meskipun demikian, Politikus PKS ini menerangkan semua kebijakan tentu berada dan menjadi wewenang penuh di Pemerintah Kabupaten dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) serta tetap berkoordinasi dengan Tim Satgas Covid-19 Kukar.
"Tentu yang lebih mengetahui secara teknis adalah pihak berwenang, dinas pendidikan dan kami mendorong kalau hasilnya terbaik ya segera saja difullkan dan kita juga mendapatkan laporan Alhamdulillah sampai saat ini belum ada dan semoga tidak ada kluster baru ataupun lainnya dari warga sekolah, artinya ini sudah baik, tinggal ini tetap prokes dipertahankan ketat," terangnya.
Saparuddin yang terpilih dari Dapil I Tenggarong ini menegaskan, dorongan untuk melaksanakan PTM secara full ini bukan tanpa alasan, hal ini kembali diperkuat dengan semakin gencarnya program percepatan vaksinasi baik untuk masyarakat umum juga rencana bagi vaksinasi khusus untuk anak-anak.
"Vaksinasi juga terus digencarkan dan anak-anak kan juga sudah ada rencana pemerintah untuk vaksinasi khusus tentu tidak sama dengan orang dewasa," ujarnya
"Jadi kami mensupport semua itu sehingga menjadi landasan untuk Pemerintah melalui dinas Pendidikan untuk melakukannya namun tetap dengan hati-hati dan prokes yang ketat termasuk juga evaluasi di lapangan, jangan sampai hanya teori tapi prakteknya tidak," pungkas Saparuddin.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur