"Selama hampir dua tahun ini kita semua diberi cobaan pandemi yang luar biasa, semenjak saya menjabat di KNPI baru pertama ini juga kami menggelar kegiatan. Alhamdulillah ini terselenggara tidak menggunakan anggaran dari pemerintah, swadaya dari para PKL, pelaku UMKM dan sponsor yang terlibat," kata Eko kepada korankaltim.com Jumat (5/11/2021) hari ini.
Meskipun tak menggunakan dana pemerintah, Politikus Partai Perindo ini mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Kukar yang juga turut mendukung dengan memberikan perijinan penyelenggaraan ekspo dan izin lokasi.
“APBD tidak bisa membantu karena tahun mendatang baru bisa ada anggaran dari Dispora Kukar, akhirnya kami melakukan inovasi ini,” jelasnya.
Anggota Fraksi Nasdem-Hanura-Perindo ini menceritakan awal pencanangan kegiatan ekspo ini dimulai dari aksi sosial yang diinisiasi oleh 35 organisasi kepemudaan di Kukar yang sering kali mendengar keluhan dari para pelaku usaha karena kondisi Pandemi Covid-19.
Terlebih saat Kukar menerapkan PPKM level 4. Pelaku-pelaku usaha tidak bisa maksimal dalam berjualan dan hasil yang didapatkan juga tidak seberapa.
Akhirnya Eko dan kawan-kawan sepakat membuat ekspo dengan tujuan untuk kembali menghidupkan perekonomian UMKM.
“Akhirnya kami buat Pakem Expo, tujuannya ingin meningkatkan taraf hidup masyarakat yang skala bawah,” papar Eko.
Anggota DPRD Dapil V Loa Kulu Loa Janan ini juga berpesan agar pengunjung nantinya tetap disiplin dengan mematuhi protokol kesehatan.
“Kalau nanti naik maka semakin sulit lagi ekonominya, ujung-ujungnya kita sendiri yang susah kan, mari tetap jangan kendor dan terapkan prokes ketat dimanapun dan kapanpun," tutup Eko.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur