Berbagai stake holder dan pihak berkepentingan saat ini banyak yang sudah melakukan penguatan di sektor pertanian dalam arti luas, salah satunya seperti yang dilakukan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK).
Di Desa Muara Muntai Ilir Kecamatan Muara Muntai, ibu-ibu PKK cukup aktif dengan berkreasi membuat perkebunan mini.
Hal ini mereka lakukan untuk menjaga ketahanan pangan di masa Pandemi Covid-19 dengan memanfaatkan tanah kosong yang ada di depan rumah mereka masing-masing.
"Tentu ini kegiatan positif yang dilakukan warga setempat dengan digagas langsung oleh Kades Muara Muntai Ilir, kemudian ini bisa dilakukan karena ibu-ibu PKK yang memang tekun merawatnya," kata anggota Komisi II DPRD Kukar Sopan Sopian saat dikonfirmasi korankaltim.com, Rabu (3/11/2021) hari ini.
Politikus Gerindra ini menyebutkan ada empat Dasa Wisma yang terbagi di empat RT, sehingga hasil perkebunan itu tidak untuk memenuhi kebutuhan satu rumah saja, melainkan untuk satu desa.
“Rata-rata ukuran lahan 10 X 5 meter. Berbagai sayuran ada, mulai dari sawi, kangkung, bayam, jagung kacang dan tanaman sayuran lainnya,” sebutnya.
Dasa Wisma ini telah memulai penanaman sejak tahun 2020 lalu. Tak hanya sayuran, mereka juga menanam tanaman herbal dan rempah-rempah. Seperti serai, kunyit, temu lawak, jahe merah dan jahe putih.
"Apa yang dilakukan Desa Muara Muntai Ilir ini harapannya juga mampu dicontoh oleh desa-desa lainnya yang ada di Kecamatan Muara Muntai tak terkecuali bagi seluruh kecamatan se-Kukar. Saya yakin jika semua berpikiran pentingnya sektor pertanian, maka Kutai Kartanegara akan tangguh untuk ketahanan pangan," sebut Sopan.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur