"Yang pasti proses mutasi ini wajar dalam rangka untuk regulasi kepangkatan itu sendiri, mudah-mudahan bisa memberikan peningkatkan kinerja dari OPD-OPD yang baru dirotasi ini," kata Rasid kepada Korankaltim.com Kamis (16/9/2021) hari ini.
Politisi Golkar ini menyebutkan kebijakan mutasi, rotasi dan promosi ini sangat penting, mengingat RPJMD yang sudah disusun tentu memerlukan orang-orang yang memiliki kinerja bagus untuk menjalankannya.
"Karena itu mudah-mudahan dengan rotasi ini mereka-mereka yang baru dilantik kemarin bisa bekerja dengan baik dan bisa meningkatkan kinerja OPD yang dipimpinnya. Ya kan proses sebelum dilantik ini kan ada proses assessment tentunya proses ini sudah menjaring dan mengevaluasi berkaitan dengan kemampuan mereka yang ditempatkan ini," paparnya.
Rasid pun berharap pejabat yang dipindahtugaskan bisa memaksimalkan kerja di OPD yang ditempatkan sekarang supaya apa yang selama ini menjadi PR di OPD tersebut bisa tertuntaskan.
"Tentunya kami sebagai lembaga kontrol daripada proses pemerintahan itu akan mengevaluasi setiap kegiatan bahkan apa saja yang mereka lakukan. Setiap kerja-kerja OPD oleh karena itu apa yang dilakukan mereka nanti ini akan menjadi evaluasi kami, sejauh mana kerja OPD itu bisa berjalan maksimal," tegas Rasid.
Ketika ditanya terkait masih adanya beberapa OPD yang kosong kepemimpinannya, Rasid menjawab secara diplomatis dan berharap agar secepatnya bisa terisi oleh orang yang tepat juga tentunya.
"Kalau ini lama kosong tentunya berdampak kepada staf maupun pekerja yang ada di OPD tersebut. Untuk peralihan jabatan nanti akan ada perubahan dari pejabat lama dan baru dan itu cukup komunikasi internal antara pejabat yang baru dengan pejabat yang lama, apa yang menjadi PR yang lama ini mungkin bisa disampaikan sehingga pejabat yang baru bisa menjalankan lanjutan pekerjaan," tutup Rasid.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur