“Kami pantau sepintas itu masih di seputaran kecamatan kelihatannya (mutasi, red), ya di Sekretariat DPRD dan OPD teknis juga ada. Ya kita lihat dan tunggu lah gimana kinerjanya ke depan,” kata Alif kepada korankaltim.com, Selasa (7/9/2021).
Sebagai informasi, kegiatan mutasi yang digelar di Ruang Serba Guna Pemkab Kukar pada Senin, (6/9/2021) menjaring 217 pejabat yang dilantik. Meliputi, sebanyak 84 pejabat administrator (eselon III) dan 133 pejabat pengawas (eselon IV).
Proses penjaringan hingga penempatan pejabat sudah melalui berbagai pertimbangan serta mekanisme sesuai regulasi serta kaidah yang ada. Baik kesesuaian hasil analisa jabatan serta penilaian di internal kepegawaian di lingkungan Pemkab Kukar.
Mutasi ini juga dalam rangka pengisian jabatan definitif yang kosong, baik karena ditinggal pejabat pensiun atau meninggal dunia.
Selain itu, Pasangan Bupati dan Wabup Edi - Rendi juga memiliki harapan dan tujuan besar yaitu menempatkan pegawai berdasarkan kebutuhan untuk meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat.
Menyikapi hal ini, Alif juga berharap dengan adanya personel baru dan menempati pekerjaan yang baru, maka harapannya juga menjadi semangat yang baru.
“Harapannya tentu dengan personel yang baru penyegarannya baru, semangatnya juga baru. Buang yang lama-lama dan kira-kira tidak berkenan ya diganti, yang tidak produktif dan attitude nya juga harus diperbaiki, itu yang penting,” tegas Poltisi Gerindra ini.
Penulis : Muhammad Heriansyah
Editor : Bambang Irawan