“Kondisi ini tentu menimbulkan dampak bagi masyarakat umum. Antrean panjang setiap pagi memenuhi SPBU dan tepi ruas jalan yang menjadi tempat parkir kendaraan, tentu masyarakat kan risih dan khusus di SPBU seberang (Tenggarong Seberang Desa Teluk Dalam, red) kalau pagi itu sampi hampir tertutup semua badan jalan,” kata Anggota Komisi II, Firnadi Ikhsan kepada korankaltim.com, Selasa (7/9/2021).
Untuk mengurai persoalan ini, Firnadi mengungkapkan Komisi II DPRD Kukar yang membidangi ekonomi dan keuangan menggelar rapat terbatas yang di pimpin Ketua Komisi II Hamdan, didampingi anggota lainnya seperti Ria Handayani, Firnadi Ikhsan, Sopan Sopian, H. Azhar dan H. Doni Ikhwani serta dihadiri oleh Wakil Ketua II DPRD Kukar, Didik Agung Eko Wahono, Senin (6/9/2021) di ruang kerja Komisi II DPRD Kukar.
Dalam rapat tersebut, Wakil Ketua DPRD Kukar Didik Agung Eko Wahono, menyarankan untuk menggelar rapat koordinasi dengan pihak terkait seperti Pertamina, Pengelola SPBU, Assisten III Setkab Kukar, Dinas ESDM, Satpol PP dan Camat setempat.
"Tentunya untuk menyelesaikan masalah ini kita akan lakukan rapat koordinasi dengan pihak terkait dalam waktu dekat, sehingga diharapkan bisa terurai persoalan apakah terkait kuota atau distribusi dan hal lainnya," ungkap Didik Agung.
Sementara itu, Ketua Komisi II Hamdan saat dikonfirmasi mengaku, akan mengikuti arahan dari hasil rapat ini dengan mengundang pihak terkait dalam waktu dekat.
"Kita juga ingin permasalahan antrean ini dapat terselesaikan dan masyarakat umum juga tetap bisa menjalankan roda perekonomiannya," harap Hamdan yang merupakan Politisi Golkar ini.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor : Bambang Irawan