“Karena Rendi sudah ditetapkan sebagi calon Wakil Bupati, jadi kursi Ketua Fraksi kosong. Jadi kami sepakat menunjuk Heri Asdar sebagai Ketua Fraksi Golkar DPRD Kukar,” kata Ketua DPD Golkar Kukar yang juga Ketua DPRD Kukar, Abdul Rasid kepada KoranKaltim.com, Kamis (1/10/2020).
Dengan penunjukan ini, Rasid berharap kepada Heri agar bisa memaksimalkan perannya sebagai corong partai.
“Harapan kami ketua Fraksi yang baru bisa berkomunikasi dengan baik, untuk memperjuangan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat Kukar dan sebagai corong pemersatu dan kesolidan seluruh anggota Fraksi dan seluruh Kader Golkar Kukar,” harap Rasid.
Sepeninggal Rendi Solihin, tentu masih ada satu jabatan dari Alat Kelengkapan Dewan (AKD) yang masih kosong, yakni Ketua Komisi II. Rasid menjelaskan saat ini proses untuk penunjukkan siapa yang tepat menggantikan posisi Rendi Solihin sebagai Ketua Komisi II masih terus berprogres.
“Ini masih kita bahas, tentunya secepatnya akan kita tunjuk mengingat pentingnya posisi Ketua Komisi II sebagai alat kelengkapan dewan,” jelas Rasid.
Sementara itu, Heri Asdar mengaku siap melanjutkan kepemimpinan Rendi Solihin sebagai Ketua Fraksi Golkar.
“Intinya kita tetap solid di fraksi Golkar. Adapun komposisi untuk sekretaris dan bendahara masih dijabat oleh Ica (Dayang Marissa, red) dan Hj Ipeh (Mitfahul Jannah, red),” tegas Heri yang pernah menjabat Bendahara Fraksi Golkar pada masa bakti DPRD Kukar periode 2014-2019 ini.(ADV)
Penulis : Muhammad Heriansyah
Editor : Rusdi