Dalam dialog bersama warga, aspirasi yang mengemuka didominasi kebutuhan infrastruktur dasar. Masyarakat menyampaikan harapan agar sejumlah jalan lingkungan dan gang dapat diaspal maupun disemenisasi karena kondisinya dinilai belum memadai.
“Secara umum masyarakat masih menyampaikan kebutuhan infrastruktur, terutama jalan-jalan lingkungan yang berharap bisa diaspal atau dilakukan semenisasi,” ujar Aluh Senin (23/2/2026).
Selain perbaikan jalan, warga juga meminta normalisasi saluran drainase di kawasan perkotaan. Saluran pembuangan air dari rumah-rumah dinilai belum berfungsi optimal sehingga kerap menimbulkan genangan, bahkan banjir saat hujan turun dengan intensitas tinggi.
“Ada juga permintaan normalisasi drainase agar ketika hujan deras tidak terjadi genangan yang berpotensi menimbulkan banjir,” katanya.
Tak hanya itu, kebutuhan lampu penerangan jalan turut menjadi perhatian masyarakat. Minimnya penerangan pada malam hari dinilai memengaruhi kenyamanan dan keamanan lingkungan.
Aluh memastikan seluruh aspirasi yang disampaikan warga telah dicatat dan akan dikawal secara maksimal agar dapat masuk dalam program dan kegiatan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara.
“Semua aspirasi sudah kami tampung dan akan kami perjuangkan agar bisa segera terealisasi,” tuturnya. (Adv)
Editor: Erwin