"Ada warga mengeluh, khususnya orangtua yang khawatir bila anak-anak mereka kembali ke pondok, takut tertular," kata Anggota Komisi IV DPRD Balikpapan, Parlindungan, Senin (10/8/2020).
Sistem pendidikan di pondok pesantren memang agak berbeda dengan pendidikan umum maupun kejuruan. Santri diharuskan menetap di asrama. Istilahnya mondok.
"Kurikulumnya juga khusus. Kegiatan harus dilakukan dengan tatap muka dan jadwal di pondok itu biasa dilaksanakan selama 24 jam jadwal pendidikannya padat," sebutnya.
Belajar di pondok pesantren kerap dilaksanakan dari subuh. Mulai dari mata pelajaran umum, mengaji, hafalan dan pendidikan ilmu agama Islam lainnya. Termasuk fikih.
Parlindungan pun menyarankan agar santri yang keluar masuk pondok pesantren memiliki riwayat kesehatan yang terjamin. "Misal sebelum masuk pesantren, baik santri hingga pengurus wajib menjalani tes swab," ucapnya.
Langkah itu menurutnya agar benar-benar memberi jaminan bahwa santri maupun pengajar dan pengurus pondok pesantren bebas dari Covid-19. Dia pun ingin saran tersebut dipertimbangkan.(ADV)
Penulis: Hendra
Editor : Rusdi