"Terutama keberadaan tapping box ataupun mobile POS yang terpasang di hotel, restoran, maupun rumah makan, satgas itu bisa mengawasi," kata Muhammad Taqwa, Jumat (27/12/2019).
Bahkan Satgas Monalisa turut memantau dan memastikan alat perekam transaksi yang terpasang benar-benar berfungsi. "Mereka bisa mendatangi lokasi alat itu dipasang," sambungnya.
Satgas bisa langsung mengambil tindakan apabila diketahui salah satu alat mengalami kerusakan. Misalnya dengan melaporkan ke instansi terkait untuk dilakukan perbaikan.
"Karena satgas ini akan mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), tapping box yang terpasang juga bikin penyerapan pajak lebih baik, dampaknya sangat positif," ujar Taqwa optimistis.
Sementara untuk alat perekam transaksi, dirinya meyakini dapat mencegah praktik kecurangan. "Karena kan setiap transaksi otomatis terekam, kecil sekali potensi kecurangan," ucapnya.
Kendati ia memastikan masih ada hotel dan restoran yang realisasi pajaknya tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Bahkan hal tersebut berdasarkan laporan BPPDRD.
"Kami tidak buruk sangka, tapi infonya ada lokasi objek ramai tapi pajaknya rendah. Tapi tidak usah saya sebut, menjaga kode etik," tandasnya.
Penulis/Editor : Hendra