
Selasa, 22/09/2026
Selasa, 22/09/2026
Plt Kepala Dinas Pariwisata Kukar, Awang Agus Dharmawan. (Dok. Muhammad Anshori/KoranKaltim.com)

Selasa, 22/09/2026

Plt Kepala Dinas Pariwisata Kukar, Awang Agus Dharmawan. (Dok. Muhammad Anshori/KoranKaltim.com)
Penulis: Muhammad Anshori
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG - Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Kartanegara (Kukar) resmi mengonsep Festival Erau 2026 sebagai generator utama ekonomi kreatif dan pariwisata berbasis kerakyatan.
Melalui strategi ini, pihaknya membidik jumlah pengunjung hingga 40 ribu orang dibandingkan Erau pada 2025 lalu dengan jumlah pangunjung 20 ribu orang. Plt Kadispar Kukar, Awang Agus Dharmawan, mengatakan, lompatan target ini didasari oleh pencapaian Erau yang berhasil menembus dan terpilih masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 bersama 125 Festival elit lainnya di Indonesia.
"Erau 2026 ini masuk dalam program kementerian, kita berhasil menyisihkan berbagai festival lain di Indonesia. Target 40 ribu pengunjung ini tantangan, ini peluang dari Kementerian Pariwisata yang harus kita jawab," kata Awang Agus Dharmawan, Selasa (22/9/2026).
Sebagai bentuk komitman dalam menjaga konsistensi ini, Pemkab Kukar sudah mendaftarkan Erau untuk kurasi KEN 2027 mendatang. Masuknya Erau dalam kalender nasional juga diiringi catatan penting dari Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI.
"Kementerian mengingatkan kita agar popularitas Erau di tingkat nasional wajib diimbangi dengan peningkatan kualitas manajemen festival," ungkapnya. Kata dia, Asisten Deputi Pengembangan Amenitas dan Aksesibilitas Pariwisata II Kemenpar RI, mengingatkan Pemkab Kukar bahwa muara akhir dari festival pariwisata haruslah bermuara pada kesejahteraan warga lokal.
Mengacu pada data kerja sama Kemenpar dan Litbang Kompas pada 2025, perputaran uang dari 125 event KEN secara nasional sukses menembus Rp7,1 triliun. "Potensi ekonomi inilah yang ingin dialirkan langsung ke masyarakat Kukar," ujarnya. Kunci untuk mencapai hal tersebut adalah dengan memperpanjang durasi tinggal wisatawan agar mereka mengeluarkan uang akomodasi di wilayah Kukar.
"Semoga kita bisa tetap konsisten. Saat penontonnya banyak mereka mau menginap dan berbelanja di Kukar, di situlah dampak ekonomi terjadi," ucapnya. Dengan konsep berbasis kerakyatan ini, efek domino dari Festival Erau 2026 dipastikan akan bergerak lebih luas dan menyentuh berbagai sektor seperti Perhotelan, UMKM, Industri Kreatif serta seni dan lainnya. (adv)

Selasa, 22/09/2026
Plt Kepala Dinas Pariwisata Kukar, Awang Agus Dharmawan. (Dok. Muhammad Anshori/KoranKaltim.com)
TERPOPULER