Minggu, 15/03/2026
Minggu, 15/03/2026
Para pengurus KIPAN Bontang dan Duta Anti Narkoba 2025 bersama para santri. (Foto: Istimewa)
Minggu, 15/03/2026

Para pengurus KIPAN Bontang dan Duta Anti Narkoba 2025 bersama para santri. (Foto: Istimewa)
Penulis: Rahmadani
KORANKALTIM.COM, BONTANG – Dalam rangka mengisi momentum bulan suci Ramadan dengan kegiatan edukatif dan kepedulian sosial, Kader Inti Pemuda Anti Narkoba (KIPAN) Kota Bontang bersama Duta Anti Narkoba 2025 menyelenggarakan kegiatan Ramadan Edu-Care Movement.
Dengan mengusung tema pesantren anti narkoba dan perundungan atau bullying, agenda ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Nurul Ichsan, Kota Bontang.
Kegiatan ini merupakan bentuk kampanye edukatif kepada generasi muda, khususnya para santri, untuk meningkatkan kesadaran mengenai bahaya perundungan dan penyalahgunaan narkoba yang dapat berdampak serius terhadap kesehatan mental, relasi sosial, serta masa depan remaja.
Ketua KIPAN Kota Bontang, Nurul, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal dari gerakan yang akan terus diperluas ke berbagai lembaga pendidikan dan sosial di Kota Bontang.
“Kami akan terus memasifkan program ini ke berbagai pesantren dan juga panti asuhan di Kota Bontang. Kami meyakini bahwa pesantren merupakan ruang penting dalam proses character building generasi muda, sekaligus tempat di mana pondasi nilai-nilai agama dan moral dibangun,” tegas Nurul, Minggu (15/3/2026).
Ia menyebutkan pesantren sebagai lembaga pendidikan berbasis nilai keagamaan diharapkan menjadi ruang yang aman, penuh empati, dan mendukung terbentuknya karakter serta akhlak yang kuat bagi para santri.
Melalui pendekatan yang ramah anak dan remaja, kegiatan ini menghadirkan berbagai aktivitas partisipatif seperti Edu-Talk Interaktif, Role Play dan Simulasi Kasus, Safe Sharing Session, serta refleksi Ramadan melalui penulisan surat untuk diri sendiri dengan tema alasan aku bertahan.
“Selain itu kami juga mendeklarasikan komitmen bersama bertajuk you matter movement sebagai penguatan nilai kepedulian, solidaritas, dan keberanian untuk menolak perundungan maupun penyalahgunaan narkoba,” jelasnya.
Selain kegiatan edukasi, dalam momentum Ramadan ini panitia juga menyalurkan santunan dan bingkisan kepada para santri sebagai bentuk kepedulian sosial.
“Kegiatan ini menjadi bagian dari semangat Ramadan sebagai bulan yang tidak hanya mengajarkan menahan diri dari lapar dan haus, tetapi juga menumbuhkan empati, kepedulian, serta solidaritas terhadap sesama,” pungkasnya.
Editor: Erwin
Minggu, 15/03/2026
Para pengurus KIPAN Bontang dan Duta Anti Narkoba 2025 bersama para santri. (Foto: Istimewa)
TERPOPULER